Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Seharian Loyo, IHSG Hari Ini Mendadak Ditutup Naik ke Zona Hijau

Seharian Loyo, IHSG Hari Ini Mendadak Ditutup Naik ke Zona Hijau Kredit Foto: Uswah Hasanah
Warta Ekonomi, Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mendadak ditutup naik ke zona hijau pada perdagangan Jumat, 27 Februari 2026. Mengacu data RTI, IHSG menanjak tipis 0,22 poin ke 8.235,00 usai sepanjang hari memerah dan bahkan sempat jatuh ke level 8.093,74.

Pergerakan saham pada penutupan perdagangan hari ini juga diambil oleh tren positif. Sebanyak 336 saham menguat, 319 saham melemah dan 163 saham lainnya stagnan.

Tercatat tujuh sektor menghijau, industrial memimpin dengan penguatan 4,48%. Kemudian, barang konsumsi non primer 2,88%, bahan baku 1,88%, teknologi 0,38%, transportasi 0,29%, properti 0,27% dan energi 0,26%.

Di sisi lain, ada empat sektor memerah, keuangan paling nestapa dengan koreksi -0,83%. Lalu, sektor infrastruktur ambruk -0,36%, kesehatan -0,16% dan barang konsumsi primer turun -0,07%.

Baca Juga: Tekanan Fiskal Meningkat, S&P Wanti-wanti Risiko Penurunan Peringkat Kredit Indonesia

Hingga akhir sesi, IHSG terpantau mencatatkan volume perdagangan 47,5 miliar lembar saham dengan frekuensi 2.525.012 kali. Adapun nilai transaksi yang dibukukan sebesar Rp37,9 triliun. 

PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) memimpin posisi saham top gainers dengan kenaikan tajam 32,92% ke Rp214. Disusul PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) yang melonjak 21,9% ke Rp640 dan PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) yang melesat 16,88% ke Rp90. 

Posisi top losers diduduki PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) yang terperosok -14,86% ke Rp1.260, PT Pollux Hotels Group Tbk (POLI) yang ambles -14,77% ke Rp1.500 dan PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) yang merosot -14,68% ke Rp186. 

Baca Juga: Astra (ASII) Bocorkan Usulan Dividen Final Tahun 2025, Segini per Sahamnya

Sementara itu, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) menjadi saham terlaris dengan nilai transaksi Rp1,87 triliun. Diikuti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp1,38 triliun dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) senilai Rp1,22 triliun. 

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Bagikan Artikel: