Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Industri Pengelolaan Investasi Tetap Kuat Saat IHSG Turun, OJK: AUM Tembus Rp1.089 Triliun

Industri Pengelolaan Investasi Tetap Kuat Saat IHSG Turun, OJK: AUM Tembus Rp1.089 Triliun Kredit Foto: Dwi Aditya Putra
Warta Ekonomi, Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan positif dana kelolaan atau asset under management (AUM) serta Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana. Kondisi ini menunjukkan industri pengelolaan investasi nasional tetap bertahan di tengah dinamika pasar modal.

Pelaksana Tugas Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi melaporkan hingga pekan pertama Februari 2026 total AUM industri pengelolaan investasi mencapai Rp1.089,64 triliun. Sementara khusus industri reksa dana, data per 5 Februari 2026 mencatat NAB sebesar Rp722,21 triliun.

“Perkembangan yang baik di industri pengelolaan investasi ini menunjukkan setidaknya bahwa investor reksa dana tetap aktif melakukan subscription di tengah dinamika pergerakan pasar keuangan di dalam negeri,” ujar Hasan dalam konferensi pers di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (9/2/2026).

Baca Juga: IHSG Jadi yang Terburuk di ASEAN dan Asia Pasifik Usai Outlook Moody’s

Hasan menambahkan meskipun industri pengelolaan investasi mencatat kinerja positif, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bergerak dinamis pada pekan pertama Februari. IHSG ditutup di level 7.935,26 atau turun 4,73%.

“Kalau kita lihat secara month to date, IHSG telah turun sebesar 8,23%,” imbuhnya.

Di sisi lain, Hasan menyebut rata-rata nilai transaksi harian pada pekan pertama Februari mencapai Rp32,88 triliun secara year to date. Investor asing di pasar saham tercatat membukukan net sell Rp1,14 triliun secara month to date dan Rp11,02 triliun secara year to date.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Annisa Nurfitri

Bagikan Artikel: