- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Pakai Skema Share Swap untuk Akuisisi Tambang Rp1,6 Triliun, MEJA Bantah Backdoor Listing
Kredit Foto: ITMG
Dalam proses valuasi, HDK menggunakan metode Discounted Cash Flow (DCF) yang dinilai lebih konservatif karena mengandalkan kinerja operasional tanpa terpengaruh volatilitas pasar saham.
Proyeksi tersebut menggunakan asumsi harga jual batu bara yang konservatif sebesar USD 26 per ton, lebih rendah dibandingkan informasi harga jual dari pihak TCP yang berada pada kisaran USD 28–32 per ton.
Baca Juga: Dicecar BEI Soal Akuisisi Tambang Rp1,6 Triliun, Ini Kata Bos MEJA
Langkah strategis HDK ini menandai transformasi signifikan perseroan, dari skala bisnis saat ini menuju kepemilikan aset sumber daya alam berskala masif dalam kurun waktu 12 bulan ke depan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: