Kredit Foto: YouTube Bank Indonesia
Di sisi makroprudensial, BI tetap mengarahkan kebijakan untuk mendorong pertumbuhan kredit, salah satunya melalui peningkatan efektivitas Kebijakan Likuiditas Makroprudensial (KLM). Langkah ini diharapkan dapat mempercepat penurunan suku bunga perbankan serta meningkatkan penyaluran kredit dan pembiayaan ke sektor riil, khususnya sektor-sektor prioritas pemerintah.
Sementara itu, kebijakan sistem pembayaran terus diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif. BI memperluas akseptasi pembayaran digital, memperkuat struktur industri sistem pembayaran, serta meningkatkan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran nasional.
Baca Juga: Jelang Pengumuman BI Rate, IHSG Anjlok 1,24% ke Level 9.021
“Arah bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran tersebut diarahkan untuk tetap menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” jelas Perry.
Perry menegaskan Bank Indonesia akan terus mencermati ruang penurunan BI-Rate guna mendorong pertumbuhan ekonomi, dengan tetap menjaga inflasi sesuai sasaran serta stabilitas nilai tukar rupiah sesuai fundamentalnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Cita Auliana
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: