Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

OJK: Kredit, Asuransi, dan Dapen Kembali Ekspansif

OJK: Kredit, Asuransi, dan Dapen Kembali Ekspansif Kredit Foto: Azka Elfriza
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, mengatakan sektor jasa keuangan nasional mencatat pertumbuhan 7,92% secara tahunan pada 2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), capaian tersebut menjadi laju tertinggi sejak kuartal II/2021 dan berperan sebagai penopang utama perekonomian di tengah ketidakpastian global.

“Sejalan dengan data itu, kami juga melihat data BPS menunjukkan bahwa sektor jasa keuangan tumbuh sebesar 7,92% secara tahunan,” ujar Friderica dalam agenda OJK Institute Economic Outlook 2026 di Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh kinerja intermediasi keuangan yang tetap ekspansif. Kredit perbankan terus tumbuh, sementara sektor asuransi dan dana pensiun kembali mencatatkan kinerja positif setelah mengalami kontraksi dalam dua tahun sebelumnya.

“Tercermin dari pertumbuhan kredit serta perbaikan kinerja sektor asuransi dan dana pensiun yang kembali tumbuh positif setelah mengalami kontraksi dalam dua tahun sebelumnya,” katanya.

Baca Juga: OJK Optimistis Outlook 2026, Siap Hadapi Dinamika Global

Friderica menuturkan, di tengah tingginya risiko global, penguatan sektor jasa keuangan domestik tetap berlanjut. OJK mencermati adanya fragmentasi geopolitik dan geoekonomi, serta potensi pembentukan asset price bubble pada sektor artificial intelligence yang mendorong volatilitas pasar, memperpanjang fase kebijakan moneter ketat, dan menekan prospek pertumbuhan ekonomi global ke bawah rata-rata historis jangka panjang.

“Tentu saja saat ini kita masih melihat ketidakpastian global yang sangat tinggi,” ujarnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri

Bagikan Artikel: