Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Negosiasi Tarif Dagang Sukses, Presiden Prabowo Kenang Peran AS dalam Kemerdekaan RI

Negosiasi Tarif Dagang Sukses, Presiden Prabowo Kenang Peran AS dalam Kemerdekaan RI Kredit Foto: Dok. BPMI
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Amerika Serikat tidak hanya membahas isu dagang, tetapi juga menegaskan arah baru hubungan strategis kedua negara. Dalam rangkaian agenda diplomatiknya, Prabowo menempatkan sejarah, geopolitik, dan kepentingan ekonomi sebagai satu tarikan napas kebijakan luar negeri.

Pertemuan dengan Presiden Donald Trump disebut membahas negosiasi tarif dagang yang memengaruhi arus ekspor Indonesia ke pasar Amerika. Isu akses pasar dan stabilitas perdagangan menjadi salah satu fokus pembicaraan bilateral.

Di tengah pembahasan ekonomi tersebut, Prabowo mengangkat kembali konteks historis hubungan Indonesia–Amerika Serikat. Ia menyinggung peran Washington dalam periode krusial perjuangan kemerdekaan 1945–1949.

“Indonesia akan selalu mengingat peran yang dimainkan Amerika Serikat dalam sejarah kami. Amerika Serikat berperan penting dalam mendukung perjuangan kemerdekaan kami,” kata Presiden Rabu (18/2/2026).

Pernyataan itu disampaikan sebagai pengingat bahwa relasi kedua negara tidak dibangun secara instan. Fondasi sejarah tersebut disebut menjadi landasan moral dalam hubungan bilateral modern.

Meski demikian, Indonesia tetap mempertahankan prinsip politik luar negeri bebas aktif. Posisi non-blok ditegaskan tidak bertentangan dengan kemitraan strategis bersama negara besar.

“Kami selalu ingin melihat kehadiran Amerika yang kuat di Indonesia. Kami selalu mencoba meyakinkan Amerika Serikat bahwa Indonesia adalah sahabat sejati, meskipun mungkin secara politik kita memiliki tradisi non-blok,” tegas Presiden.

Dalam forum yang sama, Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia menghormati seluruh kekuatan global. Ia menyebut Indonesia berupaya mengambil peran sebagai jembatan dan honest broker di tengah dinamika geopolitik.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Amry Nur Hidayat

Bagikan Artikel: