Prabowo Hadiri Forum Board of Peace Gaza Libatkan Israel, Puan Tegaskan Sikap RI Soal Palestina
Kredit Foto: TV Parlemen
“Kami tidak akan pernah membiarkan Hamas tetap ada, baik dengan senjata maupun dengan terowongan. Slogannya sederhana: sampai terowongan terakhir,” ujar Katz dalam konferensi pers.
Ia kembali mempertegas sikap tersebut terkait rencana penarikan pasukan. “Kami tidak akan bergerak dari Garis Kuning satu milimeter pun sampai Hamas dilucuti, baik dari senjata, terowongan, maupun hal lainnya,” klaimnya.
Situasi itu menjadi latar ketika Indonesia memilih tetap hadir dalam forum perdamaian. Pemerintah memandang ruang diplomasi tetap harus dibuka meski kondisi politik belum ideal.
Kunjungan Prabowo ke Amerika Serikat juga mencakup agenda bilateral lain, termasuk pembahasan kerja sama ekonomi dan isu strategis kawasan. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk menegaskan posisi Indonesia di hadapan mitra global.
Pendekatan ini mencerminkan strategi diplomasi yang menggabungkan dialog langsung dan konsistensi prinsip. Indonesia berupaya menjaga komunikasi tanpa meninggalkan komitmen terhadap solusi dua negara.
Baca Juga: Negosiasi Tarif Dagang Sukses, Presiden Prabowo Kenang Peran AS dalam Kemerdekaan RI
Partisipasi dalam forum internasional seperti BoP menempatkan Indonesia di tengah dinamika yang kompleks. Pemerintah menilai kehadiran aktif lebih efektif dibanding absen dari meja perundingan.
Di tengah tekanan geopolitik, sikap resmi Indonesia tetap mengarah pada dukungan kemerdekaan Palestina. Diplomasi bebas aktif kembali ditegaskan sebagai fondasi dalam menghadapi konflik global.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: