Sempat Nilai Nanik S Deyang Terlalu 'Sepuh', Zulhas: Urusan Makan, Siap Saya Tanggung Jawab
Kredit Foto: Muhammad Farhan Shatry
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengakui pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih menghadapi berbagai persoalan.
Pernyataan itu disampaikan Zulhas saat memberikan pemaparan dalam Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII Tahun 2026 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Sabtu (25/7/2026).
Meski demikian, ia menegaskan pemerintah telah menindak pihak-pihak yang melakukan penyimpangan dalam program tersebut.
"MBG itu 82 juta orang, banyak masalahnya, iya. Tapi kan sudah dipenjarain yang maling," kata Zulhas.
Ia kemudian menyinggung pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN). Zulhas mengungkapkan bahwa dirinya pernah mengusulkan kepada Presiden Prabowo Subianto agar kepemimpinan BGN dipercayakan kepada sosok yang lebih muda.
Zulhas mengatakan posisi tersebut sempat diisi oleh Nanik S. Deyang, namun menurutnya Nanik sudah berusia lanjut. "Udah agak sepuh ibu Nanik," ujarnya.
Menurut Zulhas, usia dan kondisi kesehatan Nanik menjadi pertimbangan karena tugas memimpin BGN membutuhkan energi besar untuk menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan.
Baca Juga: Was-Was, Nanik S Deyang Berpotensi Diperiksa Kejagung di Kasus Korupsi MBG
Zulhas optimistis berbagai kendala dalam pelaksanaan Program MBG dapat diselesaikan dalam waktu satu hingga dua bulan. Ia bahkan menyatakan siap bertanggung jawab untuk memastikan program tersebut berjalan lebih baik.
"Jadi MBG yang belum beres dalam 1 bulan, 2 bulan saya akan selesaikan. Pokoknya urusan makan, siap saya tanggung jawab," ucapnya.
"Kalau Bapak (Prabowo) kasih yang muda, 2 bulan paling lama saya bereskan. Pondok-pondok dan 3T nggak kebagian saya selesaikan dalam tempo 2 bulan," tandasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: