Dengan Program Subsidi, Amerika Serikat (AS) Mau Lawan Dominasi Smartphone China di Indo-Pasifik
Kredit Foto: Istimewa
Dunia baru-baru ini dikejutkan dengan pembatasan ekspor mineral tanah jarang oleh China. Hal tersebut membuat banyak pihak berupaya mengurangi ketergantungan pada rantai pasok yang dianggap rentan, termasuk AS.
Baca Juga: Purbaya Siap Terbang ke China Buat Negosiasi Utang Kereta Cepat
AS dalam responsnya meluncurkan inisiatif bernama Pax Silica. Ia dirancang untuk membangun ekosistem teknologi yang dipimpinnya, mencakup mineral kritis, energi, semikonduktor dan infrastruktur akal imitasi agar terhindar dari ketergantungan strategis yang bersifat koersif.
Baca Juga: Kecurigaan Zelenskiy Terbukti, Intelijen Eropa Sebut Rusia Tak Ingin Cepat Berdamai Dengan Ukraina
Negara peserta program ini antara lain Australia, Jepang, Korea Selatan, Singapura, Uni Emirat Arab, Israel, Qatar, Yunani dan Inggris. Sementara itu, Kanada, Uni Eropa, Belanda hingga Taiwan terlibat sebagai partisipan non-penandatangan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: