Tekstil Indonesia Dapat Tarif 0% dari AS, Target Ekspor Melonjak 10 Kali Lipat
Kredit Foto: Istimewa
Amerika Serikat sendiri merupakan pasar yang sangat besar dengan nilai impor tekstil mencapai puluhan miliar dolar setiap tahunnya. Dengan populasi dan daya beli yang tinggi, pasar AS disebut sebagai salah satu tujuan ekspor paling potensial di dunia.
Dengan adanya skema tarif 0% ini, pemerintah Indonesia membidik lompatan ekspor yang sangat besar. Target yang dicanangkan adalah peningkatan ekspor sepuluh kali lipat dalam waktu sepuluh tahun ke depan.
"Target kita dengan pembukaan akses ini, kami ingin melakukan ekspansi industri tekstil dari ekspor sekitar 4 miliar dolar menjadi 40 miliar dolar dalam 10 tahun," tegas Menko Perekonomian.

Pencapaian target tersebut diyakini akan memberikan dampak besar bagi perekonomian nasional, terutama penyerapan tenaga kerja. Sektor tekstil dikenal sebagai industri padat karya yang menyerap banyak buruh.
Pemerintah menyebut kebijakan tarif nol ini akan melindungi dan membuka peluang kerja bagi 4 juta pekerja yang saat ini bergelut di sektor ini. Jika dihitung bersama keluarga, dampaknya diperkirakan menjangkau 20 juta jiwa masyarakat Indonesia.
"Dengan pembukaan pasar AS, menurut kami ini diperlukan untuk industri Indonesia melakukan ekspansi," tambahnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: