Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

eVitara Langkah Awal Suzuki Coba Saingi Pabrikan China di Segmen Mobil SUV BEV

eVitara Langkah Awal Suzuki Coba Saingi Pabrikan China di Segmen Mobil SUV BEV Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Suzuki meluncurkan kendaraan listrik murni (battery electric vehicle/BEV) pertamanya di Indonesia, yakni eVitara.

SUV kompak lima penumpang ini dihadirkan untuk menantang dominasi pabrikan asal China yang saat ini merajai segmen kendaraan listrik Tanah Air.

eVitara didatangkan secara utuh (completely built up/CBU) dari anak perusahaan mayoritas Suzuki di India, Maruti Suzuki.

Model ini diperkenalkan di gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 beberapa waktu lalu pada awal bulan ini.

Baca Juga: Calon Raja SUV Listrik? Ini 5 Teknologi Andalan Suzuki e Vitara

Secara spesifikasi, eVitara dibekali baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 61 kWh. Motor listrik penggerak roda depan mampu menghasilkan tenaga 128 kW dan torsi 193 Nm. Untuk pengisian daya, baterai dapat diisi dari 15 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 50 menit menggunakan sistem pengisian cepat DC (DC fast charging).

Masuk ke bagian interior, SUV ini dilengkapi panel instrumen digital berukuran 10 inci serta layar sentuh infotainment 10 inci yang mendukung konektivitas nirkabel Apple CarPlay dan Android Auto.

Fitur keselamatan dan bantuan berkendara canggih (ADAS) juga menjadi andalan, meliputi Adaptive Cruise Control, Lane Keep Assist, Blind Spot Monitoring, Rear Cross Traffic Alert, kamera 360 derajat, hingga Hill Hold Control. Harga eVitara dibuka mulai Rp755 juta atau sekitar US$44.690.

Setelah debut di Indonesia, eVitara juga resmi diluncurkan di India dan menjadi model BEV pertama Suzuki yang dipasarkan di negara tersebut.

Suzuki sendiri merupakan produsen kendaraan terbesar di India, dengan total produksi mencapai sekitar 2,25 juta unit sepanjang tahun lalu.

Perusahaan itu menyatakan telah memasang lebih dari 2.000 titik pengisian daya eksklusif Maruti Suzuki di lebih dari 1.100 kota di India. Jumlah tersebut ditargetkan meningkat hingga 100.000 titik pada 2030.

Produksi eVitara dilakukan di pabrik Hansalpur milik Maruti Suzuki di Gujarat sejak Agustus 2025. Selain Indonesia dan India, model ini juga telah tersedia di pasar Eropa dan Jepang.

Suzuki menargetkan eVitara dapat dipasarkan di lebih dari 100 negara di seluruh dunia.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat

Bagikan Artikel: