Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Borong 50 Pesawat, Ini Spesifikasi Boeing 777 yang Bisa Dibawa Pulang Presiden Prabowo untuk Garuda

Borong 50 Pesawat, Ini Spesifikasi Boeing 777 yang Bisa Dibawa Pulang Presiden Prabowo untuk Garuda Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Investasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani menyatakan pemerintah berencana membeli 50 unit pesawat dari Boeing senilai US$13,5 miliar atau sekitar Rp228,49 triliun dengan asumsi kurs Rp16.925 per dolar AS.

“Dari kesepakatan antara agreement reciprocal tarif ini ada beberapa kegiatan yang memang menyangkut di Kementerian Investasi maupun di Danantara karena ada beberapa kesepakatan di antaranya adalah rencana pembelian 50 pesawat oleh Boeing,” kata Rosan dalam keterangan pers dari KBRI Washington DC pada Kamis, 19 Februari 2026 waktu setempat, atau Jumat, 20 Februari 2026 waktu Indonesia.

Kabar mengenai pembelian pesawat Boeing ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan, mengingat pembicaraannya sudah ada sejak beberapa waktu sebelumnya. Tahun lalu, maskapai nasional Garuda Indonesia menjajaki pembelian 50 pesawat Boeing, yang sebagian besar disebut tipe Boeing 777.

“Perseroan dan Boeing tengah melakukan komunikasi secara intensif,” kata Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Wamildan Tsani Panjaitan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, 21 Juli 2025. 

Presiden Prabowo pun cukup berambisi untuk memperkuat Garuda. Ia menegaskan bahwa pembelian ini merupakan kebutuhan nyata bagi Garuda dalam memperkuat posisinya sebagai maskapai nasional.

"Ya memang kan perlu untuk membesarkan Garuda. Garuda harus menjadi lambang Indonesia. Kita bertekad, saya bertekad, untuk membesarkan Garuda, dan untuk itu kita butuh pesawat-pesawat baru," ujar Prabowo di Jakarta, Rabu (16/7/2025) lalu.

Spesifikasi Boeing 777 dan Maskapai yang Menggunakannya

Boeing 777 merupakan pesawat jet berbadan lebar bermesin ganda yang dirancang untuk melayani rute jarak jauh. Salah satu varian paling sukses secara komersial adalah 777-300ER (Extended Range). Pesawat ini mampu mengangkut sekitar 396 penumpang dalam konfigurasi dua kelas, dengan jangkauan terbang hingga 13.650 kilometer.

Keunggulan utama 777-300ER terletak pada mesin GE90-115B produksi General Electric, yang dikenal sebagai salah satu mesin jet paling bertenaga di dunia. Kemampuan tersebut memungkinkan maskapai membuka rute langsung lintas samudra dengan efisiensi lebih tinggi, sekaligus menggantikan peran pesawat bermesin empat yang umumnya memiliki biaya operasional lebih besar.

Efisiensi keluarga Boeing 777 terus ditingkatkan melalui penggunaan material yang lebih ringan serta pengembangan mesin generasi terbaru GE9X pada seri 777X. Mesin ini diklaim lebih hemat bahan bakar sekitar 10 persen dibandingkan pendahulunya.

Secara global, Boeing 777 menjadi salah satu pesawat andalan maskapai besar di berbagai kawasan.

Maskapai Emirates dari Uni Emirat Arab mengklaim sebagai operator Boeing 777 terbesar di dunia. Mengutip laporan Simple Flying, Emirates memiliki sekitar 140 unit armada aktif yang terdiri dari varian 777-200LR, 777-300ER, dan 777F. Maskapai ini juga menjadi pelanggan utama seri terbaru 777X dengan pesanan lebih dari 200 unit.

Di posisi berikutnya terdapat United Airlines dari Amerika Serikat dengan sekitar 96 unit armada Boeing 777. United memiliki catatan sejarah sebagai maskapai pertama yang mengoperasikan Boeing 777 secara komersial pada 1995.

Sementara itu, Qatar Airways mengoperasikan sekitar 94 unit Boeing 777. Maskapai ini mengandalkan varian 777-300ER untuk rute jarak jauh dan termasuk salah satu operator 777F terbesar guna mendukung jaringan logistik globalnya.

Adapun American Airlines memiliki sekitar 67 unit Boeing 777, terdiri atas 47 unit 777-200ER dan 20 unit 777-300ER. Armada ini menjadi tulang punggung penerbangan jarak jauh, termasuk rute transatlantik dan transpasifik seperti Los Angeles hingga Sydney.

Selain itu, ada juga maskapai Air France, British Airways, Cathay Pacific, hingga Singapore Airlines yang mengoperasikan Boeing 777 dan memesan tipe terbaru. 

Jika benar Boeing 777 adalah unit yang akan diborong oleh Presiden Prabowo pasca pertemuan pembahasan Reciprocal Trade Agreement (RTA) di Washington DC, maka Garuda akan masuk ke dalam daftar maskapai yang mengoperasikan banyak unit Boeing 777.

Sementara perihal pembayaran, Wamildan ketika itu mengungkapkan bahwa pembelian ini tidak dilakukan secara kontan, tetapi melalui skema pembiayaan jangka panjang. Ia menyebutkan Garuda akan memanfaatkan kucuran dana dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) dan dana internal.

Rosan menjelaskan pembicaraan awal dengan produsen pesawat asal Amerika Serikat tersebut telah dilakukan dan akan dilanjutkan pada tahap berikutnya. “Nantinya kita akan bicarakan dengan Boeing walaupun sudah ada pembicaraan awal dengan pihak Boeing dan ini akan kita lanjutkan,” ujarnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat

Bagikan Artikel: