Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

AAUI Ragukan Kelayakan Asuransi Program Makan Bergizi Gratis

AAUI Ragukan Kelayakan Asuransi Program Makan Bergizi Gratis Kredit Foto: Azka Elfriza
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua Umum Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Budi Herawan menilai kelayakan skema asuransi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menghadapi tantangan serius, terutama jika mengacu pada alokasi anggaran sekitar Rp15.000 per penerima. Hal ini menyusul meningkatnya sorotan atas kasus keracunanyang terjadi dalam pelaksanaan program.

Budi menyampaikan skala anggaran MBG yang besar turut menekan ruang fiskal sektor lain.

“MBG ini agak sulit ya. Kita harus jujur bahwa ini memakan 60% dari anggaran negara. Jadi kita bisa lihat sendiri bagaimana indikator ekonomi yang lainnya bisa bergerak kalau 60% diambil di MBG,” ujarnya, dalam Konferensi Pers AAUI Triwulan IV 2025Jumat (20/2/2026).

Baca Juga: Ternyata Sangat Penting Bagi Ekonomi, Ini Kata Purbaya Jika MBG Dihapus

Ia mengakui program MBG mendorong aktivitas pada sektor pangan seperti tepung, telur, dan daging. Namun, dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi secara luas masih belum terkonfirmasi.

“Apakah itu bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi? Itu masih menjadi pertanyaan besar,” katanya.

Baca Juga: BGN Sudah Cairkan Rp32,1 Triliun dalam 1,5 Bulan untuk MBG

Terkait penjaminan risiko keracunan dalam program MBG, Budi menyatakan industri asuransi secara prinsip mampu memberikan perlindungan, namun harus memenuhi prasyarat tertentu.

“Saya katakan bisa, tapi tentunya dengan syarat dan kondisi yang harus datang dari kita. Tidak bisa kalau istilahnya penunjukan atau penugasan,” ujarnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri

Bagikan Artikel: