Luhut Ingin Buat 'Kitab Suci' AI untuk Kendalikan Teknologi Masa Depan
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Sebab, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) itu khawatir terhadap potensi AI yang berkembang terlalu jauh tanpa kontrol ke depannya.
"Misalnya dia kalau melanggar AI ini, otomatis dia mati."
"Karena suatu ketika, kalau dia sudah sangat pintar, kita bunuh pun dia hidup lagi."
"Nah, ini harus ada rule of engagement yang jelas mengenai AI," tuturnya.
Luhut juga menyoroti riset AI skala besar saat ini didominasi segelintir pihak global.
Selain negara seperti Cina dan Amerika Serikat, Luhut menyebut hanya sekitar sepuluh pebisnis dunia yang menggelontorkan dana puluhan miliar dolar untuk pengembangan teknologi tersebut, termasuk tokoh seperti Elon Musk dan Jeff Bezos.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait: