Trump: Operasi Militer Amerika Serikat (AS) Akan Terus Berlanjut di Iran
Kredit Foto: Instagram/Donald Trump
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan bahwa operasi militer negaranya masih berlangsung dan akan terus dilanjutkan hingga seluruh tujuan strategis tercapai di Iran.
Trump, melalui media sosialnya, mengatakan pasukan negaranya masih menjalankan operasi tempur secara penuh di Timur Tengah.
Baca Juga: Australia Tidak Akan Terlibat Perang Iran-Amerika Serikat (AS)
“Operasi tempur saat ini terus berlangsung dengan kekuatan penuh, dan akan terus berlanjut sampai semua tujuan kami tercapai. Kami memiliki tujuan yang sangat kuat,” kata Trump.
Trump juga mengonfirmasi bahwa tiga personel militer negaranya telah tewas dalam konflik yang sedang berlangsung. Ia memperingatkan kemungkinan jumlah korban dapat bertambah seiring berlanjutnya operasi militer.
Sang presiden berjanji akan membalas kematian para tentara yang gugur dalam operasi tersebut.
“Kami akan membalas kematian warga Amerika,” tegasnya.
Diketahui, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan militer terhadap Iran di Sabtu (28/2/2026). Menurut Trump, operasi tersebut bertujuan untuk menghancurkan industri rudal, kekuatan angkatan lautnya dan membuka peluang terjadinya perubahan rezim di Teheran.
Serangan tersebut dilaporkan menargetkan sejumlah fasilitas militer strategis dan tokoh penting Iran. Ia juga menewaskan sejumlah elite politik dan militer, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Baca Juga: 9 Kapal Perang Lenyap, Amerika Serikat (AS) Klaim Sudah Hancurkan Angkatan Laut Iran
Eskalasi militer ini memicu kekhawatiran internasional akan meluasnya konflik di Timur Tengah. Sejumlah negara telah meningkatkan kewaspadaan keamanan dan mulai mengevakuasi warganya dari wilayah yang berpotensi terdampak konflik.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: