Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bursa Gembok Perdagangan Saham IFSH, AGII dan TAMA Imbas Harga Naik Tajam

Bursa Gembok Perdagangan Saham IFSH, AGII dan TAMA Imbas Harga Naik Tajam Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Warta Ekonomi, Jakarta -

Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menghentikan sementara perdagangan saham PT Ifishdeco Tbk (IFSH), PT Samator Indo Gas Tbk (AGII), dan PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA). Kebijakan ini diambil menyusul lonjakan harga kumulatif yang dinilai signifikan dalam waktu singkat.

"Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan dan sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham IFSH, AGII dan TAMA di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I tanggal 5 Maret 2026 sampai dengan pengumuman Bursa lebih lanjut," kata Kepala Divisi Pengawasan Transaksi, Yulianto Aji Sadono. 

Yulianto menyatakan, jeda perdagangan ini penting agar pelaku pasar memiliki waktu yang cukup untuk mencermati informasi yang tersedia sebelum mengambil keputusan investasi.

Baca Juga: Usai Tumbang, IHSG Hari Ini Kamis (5/3) Dibuka Meroket 2%

Secara pergerakan harga, ketiga saham tersebut memang tengah mencatatkan reli tajam. Pada perdagangan Rabu (4/3), IFSH ditutup melonjak 25% ke level Rp3.250. Dalam sepekan saham ini telah melesat 62,5%, bahkan terbang 160% dalam sebulan terakhir.

AGII juga mencatatkan penguatan, meski tidak sedrastis IFSH. Sahamnya ditutup naik 1,83% ke Rp3.330. Dalam sepekan meningkat 11% dan sepanjang sebulan menguat 72,54%.

Adapun TAMA berakhir naik 9,71% ke Rp113. Dalam sepekan saham ini telah terkerek 31,4% dan melambung 135,42% dalam sebulan terakhir.

Baca Juga: IHSG Hari Ini Berpeluang Rebound? Cek Proyeksi dan Rekomendasi Saham dari BRI Sekuritas

"Bursa mengimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan," ujar Yulianto. 

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri