- Home
- /
- EkBis
- /
- Infrastruktur
Pembangunan Jalan Perbatasan Kalbar-Malaysia Jadi Penopang Sawit dan Aktivitas Ekonomi
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyoroti pembangunan jalan di kawasan perbatasan Kalimantan Barat (Kalbar)–Malaysia sepanjang 600 kilometer.
Jalan yang membentang dari Temajuk hingga Putussibau saat ini baru teraspal sekitar 300 kilometer. Dibutuhkan anggaran sekitar Rp8 triliun untuk menuntaskan seluruh ruas perbatasan tersebut.
Menurutnya, pembangunan jalan tersebut tidak hanya memiliki nilai strategis bagi pertahanan dan keamanan negara, tetapi juga sebagai penopang utama perkebunan kelapa sawit serta berbagai aktivitas ekonomi produktif di kawasan tersebut.
Ini disampaikannya saat meninjau langsung pembangunan Jalan Akses Bandara Singkawang sepanjang kurang lebih 10 kilometer yang menghubungkan Jalan Nasional menuju pusat Kota Singkawang, beberapa waktu lalu.
“Kami datang untuk mendorong sekaligus memastikan pembangunan infrastruktur terus berjalan dan ada progresnya. Memang selalu ada tantangan anggaran, baik di pusat maupun daerah. Tugas kami di Kemenko Infrastruktur adalah menjembatani, memastikan sinergi antara Kementerian PU secara teknis dengan pemerintah daerah agar pembangunan tetap berjalan berkelanjutan,” tegasnya, dikutip dari siaran pers Kemenko Infra, Senin (9/3).
Baca Juga: Minyak Dunia Melonjak, Purbaya Buka Opsi Beban Dibagi ke Masyarakat
Menko AHY juga menekankan pentingnya aspek perawatan infrastruktur yang telah dibangun. Menurutnya, pemeliharaan memerlukan biaya yang tidak sedikit, tetapi sangat krusial agar kualitas jalan tetap terjaga.
“Perawatan juga penting. Jangan sampai kita membangun yang satu, sementara yang lain rusak. Infrastruktur harus dijaga agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” pungkasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: