Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Data Kuat Jadi Fondasi Kebijakan Industri Nasional

Data Kuat Jadi Fondasi Kebijakan Industri Nasional Kredit Foto: Kemenperin
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa data yang akurat dan terintegrasi merupakan fondasi penting dalam memperkuat kebijakan industri nasional.

Melalui Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) yang menyediakan data kuat dan terstruktur, pemerintah dapat merumuskan kebijakan yang tepat untuk memperkuat daya saing industri nasional serta menjaga keberlanjutan pertumbuhan sektor manufaktur.

Baca Juga: Partisipasi Indonesia di ITB Berlin 2026 Raup 479 Ribu Wisatawan Potensial

“Dengan data yang kuat, pemerintah dapat merumuskan kebijakan yang tepat untuk memperkuat daya saing industri nasional serta menjaga keberlanjutan pertumbuhan sektor manufaktur,” kata Menperin, dikutip dari siaran pers Kemenperin, Kamis (12/3).

Menurut Menperin, partisipasi aktif pelaku industri dalam pelaporan data melalui SIINas juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem industri nasional. Selain mendukung pengambilan kebijakan yang lebih presisi, data yang terhimpun juga dapat dimanfaatkan untuk memetakan potensi industri daerah, mengidentifikasi kebutuhan pengembangan industri, hingga memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Oleh sebab itu, Kementerian Perindustrian menggelar osialisasi pendaftaran SIINas yang diselenggarakan oleh Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Samarinda kepada pelaku usaha industri serta perwakilan Dinas Perindustrian kabupaten/kota se-Provinsi Kalimantan Utara.

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring pada Selasa (24/2) tersebut diikuti oleh 39 peserta yang terdiri dari pelaku usaha industri dan perwakilan Dinas Perindustrian dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Tim Organisasi Tata Kerja dan Proses (OTPK), Endang Sulamidamish, dengan moderator Haspiadi. Materi yang disampaikan mencakup prosedur pendaftaran SIINas serta penguatan pemahaman terkait mekanisme pelaporan industri.

Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Emmy Suryandari menyampaikan, kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem standardisasi dan layanan industri sekaligus meningkatkan kepatuhan pelaporan data industri.

“BSKJI terus mendorong optimalisasi pemanfaatan SIINas sebagai basis data industri nasional. Melalui dukungan unit-unit layanan seperti BSPJI, kami berupaya memastikan bahwa pelaku industri di berbagai daerah memperoleh pendampingan yang memadai dalam proses pelaporan data industri,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keberadaan data industri yang terintegrasi sangat penting dalam mendukung transformasi industri nasional, termasuk dalam penyusunan kebijakan pengembangan industri berbasis wilayah, penguatan rantai pasok industri, serta pengembangan sektor industri prioritas.

Sementara itu, Kepala Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Samarinda, Ransi Pasae menyampaikan, kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen BSPJI Samarinda dalam mendukung peningkatan kepatuhan pelaku industri terhadap kewajiban pelaporan data melalui SIINas.

“SIINas merupakan platform digital terintegrasi yang berfungsi sebagai pusat data dan informasi industri nasional. Untuk mendorong pelaku usaha berpartisipasi aktif dalam pelaporan data secara berkala, diperlukan pendampingan dari dinas terkait khususnya yang membidangi perindustrian. Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami memberikan edukasi dan pemahaman mengenai mekanisme, manfaat, serta pentingnya SIINas bagi pelaku usaha industri maupun pemerintah daerah,” ungkap Ransi.

Baca Juga: Mendag Dorong Pasar Jadi Pusat Belanja dan Wisata Kuliner

Menurutnya, keterlibatan aktif pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam mendorong pelaku industri untuk melakukan pelaporan secara konsisten. Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha, diharapkan ketersediaan data industri nasional dapat semakin lengkap, akurat, dan terintegrasi.

Melalui kegiatan ini, Kemenperin berharap dapat memperkuat sinergi antara pelaku industri dan pemerintah daerah dalam mendukung sistem pelaporan industri nasional yang lebih efektif. Data industri yang terintegrasi melalui SIINas diharapkan dapat menjadi fondasi penting dalam mendukung pengembangan industri nasional yang berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya