Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Diskon Tol 30-46 Persen Terbukti Efektif, 60 Ribu Kendaraan Sudah Lewat Cikampek Sebelum Puncak Mudik

Diskon Tol 30-46 Persen Terbukti Efektif, 60 Ribu Kendaraan Sudah Lewat Cikampek Sebelum Puncak Mudik Kredit Foto: Kemenhub
Warta Ekonomi, Jakarta -

Gerbang Tol Cikampek Utama di Kabupaten Karawang sudah dipadati kendaraan sejak pertengahan Maret, jauh sebelum puncak arus mudik yang diperkirakan jatuh pada 18 Maret 2026. Per 15 Maret, volume kendaraan yang melintas sudah menembus 60 ribu unit dalam satu hari.

Angka itu menjadi sinyal bahwa strategi diskon tarif tol yang diberlakukan Jasa Marga pada 15-16 Maret mulai bekerja. Pemudik terdorong berangkat lebih awal untuk memanfaatkan potongan harga sebelum kepadatan puncak tiba.

"Kami catat sudah 60 ribu kendaraan per tanggal 15 Maret 2026. Jadi dari sif satu sampai sif tiga. Berarti ini sudah menunjukkan bahwa memang antusiasme pengguna jalan sudah cukup baik untuk dapat mengikuti potongan tarif tol," kata VP Corporate Secretary & Legal PT Jasa Marga Transjawa Tol Ria Marlinda Paalo dikutiup dari ANTARA, Minggu (15/3/2026).

Diskon tarif yang diberlakukan terdiri dari dua golongan.

Potongan 30 persen berlaku untuk perjalanan menerus dari Gerbang Tol Cikampek Utama menuju Gerbang Tol Kalikangkung, sementara di ruas Batang-Semarang diterapkan potongan sekitar 46 persen bagi pengguna yang melintas melalui Gerbang Tol Kalikangkung.

Ria menjelaskan diskon ini bukan sekadar insentif harga, melainkan instrumen manajemen lalu lintas yang dirancang untuk menyebarkan beban perjalanan ke beberapa hari.

"Ini memang merupakan strategi manajemen lalu lintas kami untuk disampaikan kepada semua pengguna jalan untuk dapat memilih waktu-waktu potongan tarif tersebut sehingga mengurai adanya nantinya puncak di arus mudik yang cukup padat nantinya," katanya.

Untuk mengantisipasi lonjakan volume di Gerbang Tol Cikampek Utama, Jasa Marga menambah jumlah gardu operasional. Dari yang biasanya 15 gardu, kini ditingkatkan menjadi 19 gardu yang semuanya difokuskan melayani kendaraan dari arah Jakarta menuju timur Trans Jawa.

"Gerbang Tol Cikampek Utama yang biasanya mengoperasikan 15 gardu, saat ini kami tingkatkan menjadi 19 gardu yang berfokus melayani kendaraan dari arah Jakarta menuju timur Trans Jawa," kata Ria.

Baca Juga: Pengguna Mobil Listrik Wajib Tahu! Ini SPKLU di Tol Astra

Penambahan gardu ini menjadi bagian dari persiapan Jasa Marga menghadapi lonjakan yang diprediksi semakin besar mendekati 18 Maret.

Kombinasi diskon tarif dan penambahan kapasitas gardu mencerminkan pendekatan dua lapis yang disiapkan Jasa Marga untuk musim mudik tahun ini. Keberhasilan strategi ini bergantung pada seberapa banyak pemudik yang memilih berangkat di luar hari puncak.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Amry Nur Hidayat