- Home
- /
- EkBis
- /
- Transportasi
Jelang Arus Mudik Lebaran, Pengiriman Hewan Peliharaan Via KAI Logistik Melonjak
Kredit Foto: KAI Logistik
Memasuki periode puncak arus mudik Lebaran 2026, PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mencatatkan adanya peningkatan pengiriman hewan peliharaan melalui layanan ritel KALOG Express. Peningkatan ini seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang turut membawa atau mengirimkan hewan kesayangan ke kampung halaman selama momentum Ramadan hingga menjelang Idul Fitri.
Ayi Suryandi, Manager Marketing & Sales Courier KAI Logistik, menyampaikan bahwa hingga minggu ketiga Ramadan, perusahaan telah berhasil mengirimkan sebanyak 10.874 hewan peliharaan.
jumlah tersebut setara dengan rerata 518 hewan per hari atau meningkat sekitar 6% dibandingkan rerata harian normal yang berada di kisaran 487 hewan per hari. Tren minat pengiriman hewan peliharaan melalui layanan KALOG Express juga semakin terlihat saat memasuki minggu kedua dan ketiga Ramadan.
“Seiring semakin dekatnya periode Idul Fitri, KAI Logistik mencatat rerata pengiriman di minggu ketiga Ramadan mencapai sekitar 523 hewan peliharaan per hari, atau meningkat sekitar 7% dibandingkan rerata harian pada hari biasa, serta tumbuh sekitar 5% dibandingkan pada momen awal Ramadan," ujarnya yang dikutip di Jakarta, Senin (16/3/2026).
Kondisi ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai mempersiapkan perjalanan mudik sekaligus memastikan hewan peliharaan mereka dapat tetap bersama keluarga di kampung halaman atau tiba lebih dulu di kota tujuan.
Dari sisi rute pengiriman, sejumlah kota menjadi tujuan favorit pengiriman hewan peliharaan, di antaranya Yogyakarta, Bandung, Purwokerto, dan Jakarta. Sementara itu, pengiriman banyak berasal dari beberapa kota di Jawa Timur seperti Tulungagung, Blitar, dan Jombang yang menjadi titik keberangkatan utama pengiriman hewan peliharaan melalui layanan KAI Logistik.
Baca Juga: PLN Beri Tips Agar Listrik Tetap Aman saat Rumah Ditinggal Mudik
Ayi menambahkan bahwa KAI Logistik menerapkan prinsip animal welfare melalui pemeriksaan kondisi fisik awal, verifikasi kandang sesuai standar, penempatan di area bersirkulasi udara baik, serta pelabelan khusus “Live Animal” agar proses penanganan dilakukan lebih hati-hati oleh petugas.
"Selain itu, pemilik juga dianjurkan mempersiapkan hewan peliharaan sebelum perjalanan, seperti memberi makan sekitar 2–4 jam sebelum keberangkatan serta menyediakan wadah makan dan minum anti-tumpah di dalam kandang. Selama perjalanan, petugas memastikan posisi kandang tidak tertumpuk barang dan sirkulasi udara tetap terjaga," ungkapnya.
Adapun hewan yang dapat dikirimkan meliputi hewan domestik seperti kucing, anjing, kelinci, burung, hamster, dan ikan hias, dengan estimasi waktu pengiriman sekitar satu hari mengikuti jadwal perjalanan kereta api serta biaya berkisar Rp100.000 hingga Rp250.000 tergantung ukuran hewan dan kandang.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Fajar Sulaiman
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait: