- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Haji Isam Dikabarkan Ambil Alih 62,5% Saham BYAN, Ini Jawaban Bayan Resources
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
PT Bayan Resources Tbk (BYAN) akhirnya angkat bicara mengenai rumor pengambilalihan 62,25% saham perseroan oleh pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam) atau pihak yang terafiliasi dengannya.
Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (18/8/2026), manajemen BYAN mengaku belum mengetahui adanya rencana transaksi tersebut.
Pernyataan itu disampaikan melalui surat Nomor 187/BR-IDX/VIII/2026 tertanggal 18 Agustus 2026, sebagai respons atas permintaan penjelasan BEI terkait pemberitaan mengenai kabar akuisisi BYAN oleh Jhonlin Group.
Corporate Secretary Bayan Resources, Jenny Quantero mengatakan perseroan tidak mengetahui adanya rencana pengambilalihan maupun akuisisi saham BYAN sebagaimana informasi yang beredar di pasar.
"Perseroan tidak mengetahui adanya rencana transaksi pengambilalihan dan/atau akuisisi sekitar 62,2% saham Perseroan oleh Haji Isam atau pihak yang terafiliasi dengan Haji Isam," kata Jenny.
Bayan Resources Belum Tahu Detail Transaksi
Dia juga menyatakan, perseroan belum memiliki informasi mengenai status rencana transaksi, pihak-pihak yang terlibat, maupun struktur transaksi yang dikabarkan tersebut.
Hal yang sama berlaku untuk jumlah saham dan nilai transaksi. Perseroan mengaku belum mengetahui saham yang disebut-sebut akan dialihkan maupun nilai transaksi dalam rencana akuisisi tersebut.
Kendati demikian, pemegang saham pengendali BYAN telah menyampaikan kepada perseroan bahwa mereka dapat mempertimbangkan berbagai peluang investasi dari waktu ke waktu untuk memaksimalkan nilai investasinya di perusahaan.
Karena belum ada transaksi yang dapat dikonfirmasi, BYAN juga belum dapat menjelaskan potensi perubahan pengendalian perusahaan maupun dampak dari rencana tersebut terhadap perseroan.
Dia menegaskan, hingga saat ini tidak terdapat dampak material terhadap kegiatan operasional maupun kinerja keuangan BYAN yang berkaitan dengan rumor tersebut.
Baca Juga: Konglo Haji Isam Bidik 62,25% Saham BYAN, Begini Kinerja Keuangannya
Baca Juga: Saham-saham Milik Haji Isam Kompak Terbang Tinggi di Tengah Rumor Akuisisi BYAN
Baca Juga: Saham-Saham Haji Isam Kompak Menguat, 4 Emiten Bahkan Sentuh ARA
Perseroan juga belum menemukan fakta atau kejadian material lain yang perlu disampaikan kepada publik dan berpotensi memengaruhi kelangsungan usaha maupun harga saham.
Di sisi lain, BYAN memastikan akan tetap memenuhi seluruh ketentuan pasar modal dan peraturan BEI.
"Perseroan akan menyampaikan keterbukaan informasi apabila nantinya terdapat fakta atau informasi material yang wajib diketahui publik," tutup dia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: