- Home
- /
- EkBis
- /
- Transportasi
Kemenhub Catat 9,04 Juta Orang Gunakan Angkutan Umum Selama Arus Mudik 2026
Kredit Foto: Antara/Rivan Awal Lingga
Kementerian Perhubungan mencatatkan lonjakan pemudik yang menggunakan angkutan umum menjelang Lebaran 2026. Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Ernita Titis Dewi menyebut tren tahun ini menunjukkan penguatan pola multimoda.
Integrasi layanan transportasi nasional yang semakin baik memicu peningkatan mobilitas masyarakat secara signifikan. Puncak arus mudik pada H-3 dilaporkan terjadi di hampir seluruh moda transportasi dengan dominasi pada angkutan penyeberangan.
Masyarakat kini tidak lagi terfokus pada satu moda saja karena tersedia berbagai alternatif transportasi yang memadai. Total pengguna angkutan umum sejak 13 Maret hingga 19 Maret 2026 tercatat mencapai 9,04 juta penumpang.
Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 10,79 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Sektor perkeretaapian menjadi salah satu penyumbang besar dengan melayani total 2,66 juta orang penumpang.
Moda transportasi udara turut mengalami kenaikan sebesar 5,18 persen dengan mengangkut 1,98 juta pemudik. Sementara itu angkutan laut mencatat pertumbuhan 6,48 persen atau setara dengan 739.724 orang penumpang.
Angkutan penyeberangan mencatatkan lonjakan tertinggi sebesar 15,54 persen menjadi total 2,25 juta orang. Pengguna bus dan travel di jalur darat juga meningkat 8,18 persen dengan jumlah 1,39 juta penumpang.
Pergerakan kendaraan pribadi melalui jalan tol ikut terpantau naik sebesar 5,27 persen keluar dari arah Jakarta. Tercatat sebanyak 1,38 juta unit kendaraan telah meninggalkan ibu kota dalam periode satu pekan terakhir.
Posko Kemenhub melakukan pengawasan ketat pada 1.560 simpul transportasi dan jaringan di seluruh Indonesia. Pemantauan meliputi terminal bus, titik penyeberangan, stasiun kereta api, pelabuhan, hingga bandar udara internasional.
Baca Juga: Pemudik Angkutan Umum Naik 10,79% Dibandingkan Tahun 2025
Pemerintah memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi demi menjaga kenyamanan serta keselamatan para pemudik. Langkah antisipasi mencakup peningkatan kapasitas layanan serta penguatan koordinasi lintas sektor secara intensif.
Masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi ketentuan keselamatan serta memperhatikan jadwal perjalanan secara teliti. Sinergi seluruh pihak diharapkan mampu mewujudkan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 yang aman dan terkendali.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Istihanah
Tag Terkait: