Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kemenhub Pastikan Dana Rp4 Triliun untuk Bangun Flyover Tetap Cair

Kemenhub Pastikan Dana Rp4 Triliun untuk Bangun Flyover Tetap Cair Kredit Foto: Kemenhub
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp4 triliun untuk mendukung peningkatan keselamatan perkeretaapian dan pembangunan infrastruktur perlintasan sebidang pascakecelakaan kereta api di Bekasi Timur pada 27 April 2026. Langkah ini menjadi bagian dari percepatan penanganan keselamatan transportasi yang telah disetujui Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan peningkatan keselamatan perkeretaapian dilakukan melalui evaluasi menyeluruh terhadap berbagai aspek operasional dan infrastruktur.

“Evaluasi itu mencakup aspek operasional, kondisi prasarana, kelaikan sarana, sistem persinyalan, prosedur darurat, kompetensi SDM, manajemen risiko, pengawasan perlintasan sebidang, serta koordinasi dengan pemangku kepentingan di luar sektor perkeretaapian,” ujar Dudy dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (22/5/2026).

Ia menekankan Presiden Prabowo telah menyetujui pembangunan flyover di wilayah Bekasi sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi tingginya kepadatan lalu lintas dan meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.

“Pemerintah telah menyiapkan kebutuhan anggaran sekitar Rp4 triliun untuk mendukung peningkatan keselamatan dan pembangunan infrastruktur perlintasan,” kata Dudy.

Selain pembangunan infrastruktur besar, pemerintah juga mempercepat penanganan perlintasan sebidang yang dinilai berisiko.

Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api IndonesiaDanantara, BP BUMN, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi telah melaksanakan kick off penanganan perlintasan sebidang pada 5 Mei 2026.

Baca Juga: Kecelakaan Maut Bus ALS, Izin Operasi Diduga Mati 5 Tahun

Baca Juga: Sopir Taksi Green SM Tak Ditahan, Penyebab Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur Mulai Dibuka

Hasilnya, sebanyak 172 perlintasan sebidang direkomendasikan ditutup karena memiliki tingkat risiko tinggi, terutama pada jalan dengan lebar kurang dari dua meter.

Lebih lanjut, pemerintah juga mengalokasikan investasi sebesar Rp842,48 miliar untuk peningkatan keselamatan di 1.638 lokasi perlintasan prioritas yang terdiri atas Rp603,9 miliar untuk kebutuhan petugas penjaga perlintasan, Rp158,1 miliar untuk pembangunan pos jaga, serta Rp60,9 miliar untuk fasilitas pendukung mekanikal dan elektrikal.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri