Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kapolri Ungkap 2 Juta Kendaraan Sudah Kembali ke Jakarta

Kapolri Ungkap 2 Juta Kendaraan Sudah Kembali ke Jakarta Kredit Foto: Tim Komunikasi dan Media AIS Forum 2023
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kepolisian mencatat sekitar 2 juta kendaraan pemudik telah kembali ke Jakarta hingga Rabu (25/3/2026), sementara sekitar 2 juta kendaraan lainnya masih dalam perjalanan arus balik dan menjadi fokus penguraian lalu lintas dalam beberapa hari ke depan.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowomemastikan pengendalian lalu lintas berjalan optimal di tengah lonjakan kendaraan.

Sigit menjelaskan, hingga siang hari tercatat sekitar 2.040.000 kendaraan telah masuk ke wilayah Jakarta dan sekitarnya. Angka tersebut berasal dari akumulasi 1.958.838 kendaraan hingga malam sebelumnya, ditambah sekitar 82.000 kendaraan yang masuk pada Rabu siang.

“Jadi, per tadi malam ya, ada catatan kurang lebih 1.958.838 kendaraan yang masuk. Dan baru saja tadi kita cek lagi di jam 12.00 ada 82.000 sehingga total kurang lebih 2.040.000 yang sudah masuk Jakarta,” ujarnya, usai meninjau arus balik Lebaran di Jasa Marga Toll Road Command Center, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (25/3/2026). 

Namun, dari total sekitar 2.521.229 kendaraan yang sebelumnya keluar dari Jakarta saat arus mudik, masih terdapat sekitar 480 ribu kendaraan yang belum kembali. Sigit menyebut angka tersebut menjadi fokus utama penguraian lalu lintas pada fase arus balik berikutnya.

“Artinya masih ada sisa dari kurang lebih 2.521.229 kendaraan yang meninggalkan Jakarta dikurangi 2.040.000, itulah yang menjadi PR kita untuk bisa kita urai di kegiatan yang terkait dengan puncak arus balik,” katanya.

Ia menambahkan, puncak arus balik gelombang pertama telah terjadi pada Selasa (24/3/2026) dengan jumlah kendaraan yang masuk mencapai 256.338 unit, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 223.163 kendaraan.

“Alhamdulillah artinya kita melihat bahwa puncak arus balik kurang lebih sudah terjadi tadi malam, tinggal kita urai untuk yang lain,” ujar Sigit.

Untuk mengantisipasi kepadatan, kepolisian menerapkan berbagai rekayasa lalu lintas, termasuk sistem one way nasional dan lokal serta contraflow di sejumlah ruas tol.

Meski demikian, kepolisian tetap mewaspadai potensi gelombang arus balik kedua, mengingat masih banyak pemudik yang menunda perjalanan kembali ke Jakarta.

Di sisi keselamatan, Sigit mengimbau pemudik untuk tidak memaksakan perjalanan jika mengalami kelelahan dan memanfaatkan fasilitas istirahat yang tersedia di jalur tol maupun arteri.

“Ada rest area di jalur tol, kemudian juga ada tempat-tempat istirahat yang ada di jalur arteri, baik itu di pos-pos pelayanan, pos terpadu ataupun jalur-jalur jembatan timbang yang sudah disiapkan sehingga kemudian kita betul-betul bisa menekan jumlah laka lantas,” paparnya.

Baca Juga: Puncak Arus Balik, 285 Ribu Kendaraan Diprediksi Menuju Jakarta Hari Ini

Baca Juga: Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang, One Way Berlaku Hingga 29 Maret

Sigit juga menyampaikan bahwa Operasi Ketupat 2026 secara resmi berakhir pada hari ini. Namun, Polri tetap melanjutkan pengamanan melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) selama beberapa hari ke depan guna memastikan kelancaran arus balik.

“Karena hari ini operasi kita sudah selesai, kita tambahkan tiga atau empat hari dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan. Ini semua menjadi bagian dari upaya untuk supaya rangkaian arus mudik dan arus balik betul-betul bisa terjaga dengan baik,” tutupnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri