Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Wamenkomdigi Ajak Publik Bantu Atlet Disabilitas Jelang PESONAS 2026

Wamenkomdigi Ajak Publik Bantu Atlet Disabilitas Jelang PESONAS 2026 Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mendukung upaya penggalangan dana untuk atlet disabilitas melalui gala dinner, sebagai bagian dari persiapan Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) 2026 di Kupang, NTT.

Dukungan ini disampaikan Nezar saat menerima panitia gala dinner dari Special Olympics Indonesia (SOIna), di kediamannya di Yogyakarta, Kamis (26/3/2026).

Nezar juga menerima permintaan panitia untuk menjadi dewan pengarah demi kelancaran acara.

“Saya apresiasi atas semangat kerja kemanusiaan dari panitia gala dinner yang dibentuk Pengurus Pusat SOIna."

"Perkumpulan nirlaba yang terakreditasi Special Olimpiade Internasional."

"Ajang olah raga bagi atlet bertalenta khusus se-Indonesia yang rencana digelar Oktober 2026 di Kupang, NTT sekaligus wujud penghargaan tulus saudara-saudara kita penyandang autis, down syndrome, tuna grahita, ADHD, dan lainnya dalam meraih prestasi sehat jasmani,” tutur Nezar Patria.

Panitia menyebut gala dinner ini menjadi langkah awal menuju penyelenggaraan PESONAS ke-2 di Kupang, setelah sebelumnya digelar di Semarang pada 2022.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan dukungan sosial terhadap penyandang disabilitas intelektual.

Di Indonesia, terdapat sekitar 5,2 juta penyandang disabilitas intelektual dari berbagai latar belakang.

Sebagian di antaranya telah menunjukkan prestasi di berbagai cabang olahraga.

Ajang ini tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga pada pengakuan atas semangat fair play dan kesetaraan para atlet.

“Kami berihktiar menggalang dana untuk membantu memberangkatkan atlet, ofisial, pelatih dan pendamping, terutama dari asal kontingen daerah yang berkekurangan."

"PESONAS NTT mirip PON."

"Kebutuhan biaya selama sepekan kompetisi tentu besar."

"Donasi sukarela empati publik berapa pun yang terkumpul, harus kami pertanggungjawabkan akuntabel."

"Dana publik wajib terlaporkan kepada publik,” kata Hari Subagyo, ketua panitia.

Acara amal atau penggalangan dana direncanakan berlangsung pada 22 Mei 2026 di auditorium RRI Jakarta.

Kegiatan ini akan menghadirkan berbagai aktivitas seperti lelang karya seni, kain tenun, hingga pertunjukan dari para penyandang disabilitas, serta membuka peluang sponsorship dari individu maupun institusi.

Nezar juga mendorong penggalangan dana diperluas melalui platform digital.

“Sekarang tersedia banyak platform digital, misalnya aplikasi Kitabisa.com."

Baca Juga: Nezar Patria Dorong Digitalisasi Kebudayaan untuk Perkuat Data di Era AI

"Syukur kegiatan ini beroleh dukungan para pemengaruh."

"Banyak pesohor dan masyarakat umum tergugah peduli dan bersedia berbagi,” ucap Nezar. (*)

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Yaspen Martinus