Konami Peringati 14 Tahun, Gelar Halalbihalal dan Konsolidasi Aktivis Mahasiswa di Kwitang
Kredit Foto: Istimewa
Forum Aktivis Konsolidasi Nasional Mahasiswa Indonesia (Konami) menggelar pertemuan dan halalbihalal di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, pada Senin, 30 Maret 2026.
Acara ini digelar untuk memperingati 14 tahun berdirinya Konami, sekaligus menjadi momentum refleksi dan ajang mempererat silaturahmi para aktivis mahasiswa medio 2010-an.
Koordinator Forum Aktivis Konami, Ponco Sulaksono, mengatakan peringatan 14 tahun berdirinya Konami harus dimaknai sebagai upaya merajut kembali semangat persatuan nasional di tengah dinamika sosial dan politik saat ini.
“Konami lahir dari semangat perjuangan mahasiswa. Di momen halal bihalal ini kami ingin menegaskan kembali pentingnya persatuan nasional, menjaga solidaritas, dan terus mengawal kepentingan rakyat,” ujar Ponco dalam keterangannya, Senin.
Eks Ketua Umum Front Nasional Universitas Nasional (UNAS) ini menambahkan, halal bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi gagasan dan memperkuat komitmen kebangsaan.
Hadir dalam kesempatan tersebut, sejumlah aktivis lintas kampus Jakarta dan Majalengka. Selain Ponco, dari UNAS hadir Welly Hidayat dan Fajar Ilman. Deni Ardiansyah dan Irwan Bakara mewakili kampus Universitas Bung Karno (UBK).
Sedangkan dari Universitas Satya Negara Indonesia (USNI), hadir Alan Jhon, Vicky F Kulkiram, Resa Novananda, Dwi Adiatmaja dan Wahyudin. Turut hadir Wanding Ahmad Nurdin dari Universitas Majalengka, Jawa Barat.
“Kita boleh berbeda pandangan, tetapi tujuan kita tetap sama, Indonesia yang adil dan sejahtera. Halal bihalal ini jadi pengingat bahwa perjuangan harus terus berlanjut dengan cara yang lebih solid dan terarah,” tegasnya.
Sebagai informasi, Konami merupakan aliansi gerakan mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia yang aktif sejak tahun 2012.
Baca Juga: Sekjen HIPMI Nilai Kenaikan BBM Nonsubsidi 5-10% Rasional di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia
Gerakan ini dikenal luas melalui aksi-aksi demonstrasi besar, termasuk penolakan terhadap kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Dalam aksinya saat itu, Konami bersama elemen mahasiswa lainnya kerap turun ke jalan menggelar demonstrasi di berbagai daerah. Selain itu, Konami juga pernah menggelar aksi jahit mulut dan mogok makan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai membebani rakyat.
Dalam perjalanannya, Konami mengusung semangat gerakan mahasiswa 1998 dalam mengawal agenda reformasi dan mendorong perubahan kebijakan yang berpihak kepada rakyat.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait:
Advertisement