Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pemerintah Tak Mau Hentikan Program MBG: Masa Anak Sekolah Gak Boleh Makan Lagi?

Pemerintah Tak Mau Hentikan Program MBG: Masa Anak Sekolah Gak Boleh Makan Lagi? Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah Indonesia menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan dihentikan meski menjadi salah satu tuntutan mahasiswa dalam aksi demonstrasi beberapa waktu lalu. Program prioritas Presiden Prabowo Subianto itu dipastikan tetap berjalan sembari dilakukan evaluasi dan pembenahan tata kelola.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari mengatakan MBG merupakan program strategis yang menyasar kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, balita dan anak sekolah.

Baca Juga: Trump Seperti Trauma Disoraki Suporter Amerika Sampai Absen di Pembuka Laga Piala Dunia 2026

Menurutnya, manfaat program tersebut terlalu besar untuk dihentikan hanya karena adanya kendala dalam pelaksanaan di lapangan.

"Kenapa jangan berhenti? Karena yang menerima manfaat ini nyata di lapangan. Ada ibu hamil. Emang hamilnya bisa berhenti? Ada ibu menyusui. Emang bayinya disuruh berhenti menyusu? Emang balita disuruh berhenti makan? Anak sekolah emang nggak boleh makan lagi?," ujar Qodari dalam keterangannya, dikutip Minggu (14/6/2026).

Ia menegaskan Badan Gizi Nasional (BGN) akan terus menjalankan program MBG sambil memperbaiki berbagai persoalan yang muncul selama implementasi.

Pemerintah, kata dia, memilih jalur evaluasi ketimbang menghentikan program yang dinilai penting untuk meningkatkan kesehatan, kecerdasan, dan menurunkan angka stunting di Indonesia.

Langkah pembenahan telah dimulai. Kepala BGN Nanik S Deyang memutuskan menghentikan sementara pembangunan dan persiapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum beroperasi.

Kebijakan tersebut dilakukan untuk menata pelaksanaan MBG agar lebih efektif dan tepat sasaran.

"Yang belum operasional di-stop dulu. Semua yang statusnya masih persiapan dihentikan sementara sampai evaluasi selesai," kata Qodari.

Pemerintah juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai aspek program, mulai dari penerima manfaat, kondisi operasional SPPG, kualitas gizi makanan, tata kelola, hingga keterlibatan vendor lokal.

Sebelumnya, penghentian MBG menjadi salah satu tuntutan utama mahasiswa yang tergabung dalam aksi BEM Universitas Indonesia (UI) dan sejumlah elemen mahasiswa lainnya di Bundaran HI, Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Baca Juga: 'Ada Penelitian dari UI,' Pemerintah Klaim Siswa Lebih Semangat Belajar dan Rajin Sekolah karena MBG

Namun pemerintah memastikan berbagai tuntutan tersebut tidak akan mengubah komitmen Presiden Prabowo untuk melanjutkan program MBG sebagai salah satu agenda prioritas nasional dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar