Kredit Foto: Reuters
Pemimpin Gereja Katolik, Paus Leo mendesak pembukaan kembali jalur diplomasi untuk mengakhiri konflik dari Israel, Amerika Serikat dan Iran. Seruan tersebut disampaikan dalam percakapan telepon dengan Presiden Israel, Isaac Herzog.
Paus Leo meminta sang presiden untuk membuka kembali semua jalur dialog guna meredakan konflik yang terus meningkat dalam kawasan dari Timur Tengah.
Baca Juga: Buntut Perang Iran, Trump Lakukan Reshuffle Kabinet Besar-Besaran
Ia juga menekankan pentingnya perlindungan warga sipil serta penghormatan terhadap hukum internasional dan hukum humaniter di tengah konflik.
"Paus juga mendesaknya untuk melindungi warga sipil dan mempromosikan penghormatan terhadap hukum internasional dan hukum kemanusiaan," kata Vatikan.
Sebelumnya, Paus Leo dalam beberapa pekan terakhir semakin vokal dalam mengkritik eskalasi perang yang melibatkan Iran, Israel dan Amerika Serikat.
Sebelumnya, Ia menyampaikan seruan langsung kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Ia meminta sang presiden agar mencari jalan keluar untuk mengakhiri perangnya dengan Iran. Ia menyinggung pernyataan politikus itu yang disebut ingin mengakhiri konflik tersebut.
“Saya berharap beliau sedang mencari jalan untuk mengurangi tingkat kekerasan,” ujar Paus Leo.
Paus Leo menggambarkan konflik yang berlangsung sebagai sesuatu yang kejam dan menegaskan bahwa ajaran agama tidak boleh dijadikan alat legitimasi kekerasan. Yesus ditegaskannya adalah simbol perdamaian dan tidak dapat digunakan untuk membenarkan perang dalam bentuk apa pun.
Paus Leo diketahui jarang menyampaikan seruan langsung kepada para pemimpin negara. Namun dalam beberapa waktu terakhir, ia meningkatkan tekanan moral terhadap para pihak yang terlibat konflik.
Baca Juga: Diplomasi Buntu Total: Qatar Mundur, Iran Ogah Negosiasi dengan AS
Langkah ini mencerminkan kekhawatiran Vatikan terhadap dampak kemanusiaan yang semakin besar, sekaligus dorongan agar solusi damai segera ditempuh melalui jalur diplomasi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait:
Advertisement