Kehendak Trump, Amerika Serikat Siap Ubah Kembali Tempat Wisata Jadi Penjara
Kredit Foto: Istimewa
Gedung Putih mengajukan anggaran sebesar US$152 juta untuk mengaktifkan kembali penjara legendarisnya, yakni Alcatraz Island. Washington ingin menguba tempat wisata itu menjadi fasilitas pemasyarakatan modern.
Pemerintah Amerika Serikat dilaporkan mengajukan usulan terkait dalam ancangan anggaran untuk tahun fiskal 2027. Hal itu dilakukan sebagai tindak lanjut dari arahan dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Baca Juga: Iran Ungkap Cara Tembak Jet Tempur Amerika Serikat
Anggaran itu ditujukan untuk Federal Bureau of Prisons. Lembaga itu nantinya akan menggunakan dana terakit guna menutup biaya tahap awal pembangunan kembali wilayah terkait itu menjadi fasilitas penjara berkeamanan tinggi yang mutakhir.
Trump sebelumnya menginstruksikan sejumlah lembaga untuk membuka kembali Alcatraz dalam versi yang lebih besar dan diperbarui. Menurutnya, langkah ini diperlukan untuk menahan pelaku kejahatan paling berbahaya di Amerika Serikat.
Penjara Alcatraz sendiri telah ditutup sejak 1969. Ia saat ini berada di bawah pengelolaan dari National Park Service Amerika Serikat. Ia merupakan salah satu destinasi wisata populer di Teluk San Francisco.
Setiap tahun, Penjara Alcatraz ini menarik jutaan pengunjung yang ingin melihat langsung salah satu penjara paling terkenal dalam sejarah Amerika. Oadikenal sebagai penjara dengan tingkat keamanan sangat tinggi, berkat lokasinya di pulau terpencil yang dikelilingi air dingin dan arus kuat.
Meski beberapa tahanan pernah mencoba melarikan diri, tidak ada kasus pelarian yang berhasil secara resmi tercatat. Beberapa narapidana bahkan dinyatakan hilang dan diduga tenggelam.
Penjara ini pernah menahan sejumlah kriminal terkenal, termasuk Al Capone dan James Whitey Bulger.
Salah satu alasan utama penutupan penjara itu adalah biaya operasional yang sangat tinggi. Menurut Amerika Serikat, biaya operasionalnya hampir tiga kali lebih mahal dibandingkan penjara federal lainnya.
Baca Juga: Mark Rutte Tiba-tiba Mau ke Amerika Serikat, Gegara Ancaman Trump ke NATO?
Meski demikian, rencana pembangunannya kini menjadi sorotan, mengingat potensi biaya besar serta perubahan fungsi dari situs bersejarah menjadi fasilitas penahanan modern.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait:
Advertisement