- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Kontrak Rp10,83 Triliun Efektif, PMJS Siap Pasok 20.600 Truk untuk Kopdes Merah Putih
Kredit Foto: Ptpmj.co.id
PT Putra Mandiri Jembar Tbk (PMJS) mengumumkan bahwa kontrak pengadaan kendaraan dalam jumlah besar antara entitas anaknya dengan PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) (APN) telah resmi berlaku efektif.
"Pada tanggal 6 April 2026 perjanjian pengadaan unit kendaraan truk 6 ban sebanyak 20.600 unit antara anak usaha Perseroan PT Dipo Internasional Pahala Otomotif (DIPO) dengan PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) (APN) telah menjadi efektif," kata Direktur Utama PMJS, Ie Putra.
Ia menyatakan bahwa proyek ini merupakan bagian dari rangkaian kontrak yang saling terkait, yaitu Kontrak Pengadaan Unit Kendaraan untuk Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih tanggal 28 November 2025 antara APN dan PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (Kontrak Induk).
Kemudian, Kontrak Turunan Pengadaan Unit Kendaraan Truk untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tanggal 28 November 2025 antara DIPO dan APN (Kontrak Turunan) dan Addendum Kontrak Turunan I Pengadaan Unit Kendaraan Truk 6 Ban untuk Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih tanggal 10 Maret 2026 antara DIPO dan APN (Addendum Kontrak Turunan).
Kontrak ini baru dinyatakan efektif setelah terpenuhinya sejumlah prasyarat, termasuk penerbitan bank garansi oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk pada 16 Maret 2026 serta penerimaan uang muka sebesar Rp2,84 triliun pada 6 April 2026.
"Dalam Kontrak Pengadaan, DIPO sebagai dealer resmi yang ditunjuk oleh PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors berdasarkan Kontrak Induk, akan melaksanakan penyediaan unit kendaraan sesuai dengan spesifikasi yang disepakati, serta memberikan dukungan layanan purna jual kepada APN guna mendukung operasional dan keberlanjutan program pengadaan kendaraan tersebut," ujar Ie Putra.
Baca Juga: Rapat Lanjutan Kemenkop dan Agrinas Fokus pada Distribusi dan Logistik Pangan
Baca Juga: Kopdes Merah Putih Jadi Jawaban Tantangan Listrik, Internet, dan Urbanisasi
Nilai total kontrak pengadaan ini mencapai Rp10,835 triliun, menjadikannya salah satu proyek signifikan bagi Perseroan. Manajemen menilai kerja sama ini akan memberikan dampak positif terhadap kinerja operasional DIPO.
Selain meningkatkan aktivitas operasional, kontrak ini juga diharapkan mampu mendongkrak pendapatan yang pada akhirnya memperkuat kondisi keuangan Perseroan secara keseluruhan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait:
Advertisement