- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
IHSG Ditutup Naik 2,07% ke 7.458, Kabar Negosiasi Damai AS-Iran Jadi Katalis Positif
Kredit Foto: Antara/Galih Pradipta
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bertahan di zona hijau hingga penutupan perdagangan Jumat, 10 April 2026. Berdasarkan data RTI, IHSG naik 150,90 poin atau 2,07% ke level 7.458,49 usai bergerak dari rentang level 7.346,49 ke 7.488,01.
Lonjakan ini tak lepas dari sentimen global yang mulai mereda, terutama setelah muncul sinyal keberlanjutan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran. Kedua pihak mulai membuka ruang dialog damai dengan rencana negosiasi yang akan digelar di Islamabad, Pakistan.
Sinyal positif semakin kuat setelah Iran mengirim delegasinya ke Pakistan. Duta Besar Iran untuk Pakistan, Reza Amiri Moghadam, menyatakan bahwa delegasi tersebut datang untuk menjalankan pembicaraan serius dengan Amerika Serikat.
Pemerintah Pakistan memastikan bahwa negosiasi damai akan berlanjut pekan ini, setelah tercapainya gencatan senjata selama dua minggu antara Iran dan Amerika Serikat.
Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, menegaskan bahwa kesepakatan gencatan senjata berlaku segera di seluruh wilayah konflik, termasuk Lebanon. Ia juga menyampaikan kesiapan negaranya menjadi tuan rumah lanjutan perundingan.
“Saya menyambut hangat isyarat bijaksana ini dan menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pimpinan kedua negara dan mengundang delegasi mereka ke Islamabad pada hari Jumat, 10 April 2026,” katanya.
Negosiasi tersebut akan berlandaskan proposal sepuluh poin yang diajukan sebagai kerangka menuju penyelesaian konflik yang lebih permanen. Jika proses berjalan lancar dan gencatan senjata bertahan, pasar dinilai berpotensi melanjutkan tren positifnya.
Pergerakan saham pada akhir perdagangan hari ini didominasi tren positif. Terdapat 485 saham bergerak menanjak, 181 saham merosot dan 153 saham mendatar.
Seluruh sektor menguat, industrial memimpin dengan lonjakan 4,29%, keuangan 3,02%, barang konsumen non primer 2,64%, properti 2,18%.
Diikuti, bahan baku 1,96%, infrastruktur 1,94%, teknologi 1,91%, energi 1,41%, transportasi 0,93%, barang konsumen primer 0,35%, dan sektor kesehatan 0,20%.
Hingga akhir sesi, IHSG mencatatkan volume perdagangan 42,2 miliar lembar saham dengan frekuensi 2,2 juta kali. Nilai transaksi yang dibukukan Rp17,7 triliun dengan kapitalisasi pasar Rp13.215 triliun.
Baca Juga: BEI Aktifkan SPPA, Perkuat Infrastruktur Pasar Uang
Baca Juga: Antrean IPO Masih Panjang! BEI Catat Ada 13 Calon Emiten
PT Natura City Development Tbk (CITY) menjadi saham paling perkasa dengan kenaikan tajam 34,72% ke Rp194. Disusul PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) terbang 34,52% ke Rp226 dan PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) melejit 34,51% ke Rp191.
Saham yang nestapa di tengah penguatan indeks adalah PT Ace Oldfields Tbk (KUAS) yang terjun -14,02% ke Rp141, Radana Bhaskara Finance Tbk (HDFA) jatuh -9,84% ke Rp110 dan PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) yang turun -6,19% ke Rp91.
Posisi saham terlaris diduduki PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan nilai transaksi Rp1,17 triliun, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp1,1 triliun dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) senilai Rp924,49 miliar.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: