Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

SIG Garap Pasar Afrika, Ekspor 90.000 Ton Klinker

SIG Garap Pasar Afrika, Ekspor 90.000 Ton Klinker Kredit Foto: SIG
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memperluas ekspansi pasar global dengan menembus Afrika melalui ekspor perdana 45.000 metrik ton (MT) klinker ke Mauritania pada Maret 2026, sebagai bagian dari total pengiriman 90.000 MT sepanjang tahun ini.

Ekspor dilakukan melalui anak usaha PT Semen Indonesia International (SII) dari Pelabuhan Khusus SIG Pabrik Tuban, Jawa Timur, menandai langkah strategis perusahaan dalam memperkuat penetrasi di pasar non-tradisional yang tengah berkembang.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menyatakan ekspansi ini merupakan bagian dari strategi diversifikasi pasar di tengah dinamika permintaan domestik, sekaligus memaksimalkan peluang pertumbuhan di kawasan regional.

“Benua Afrika memiliki prospek pertumbuhan infrastruktur yang tinggi. Memenuhi standar internasional, SIG optimis dapat terus meningkatkan daya saing di pasar global,” ujarnya.

Mauritania dinilai sebagai pasar potensial karena tingginya kebutuhan bahan bangunan untuk mendukung pembangunan infrastruktur, sementara kapasitas produksi klinker domestik masih terbatas. Kondisi tersebut membuka ruang bagi produsen global untuk mengisi kebutuhan pasokan.

Pengiriman tahap pertama sebesar 45.000 MT ini akan dilanjutkan dengan volume serupa pada tahap berikutnya hingga mencapai total 90.000 MT sepanjang 2026.

SIG menyatakan langkah ekspansi ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga pertumbuhan kinerja penjualan secara berkelanjutan melalui penguatan pasar ekspor.

Sepanjang 2025, SIG mencatatkan penjualan regional sebesar 7,95 juta ton, tumbuh 14,3% secara tahunan dibandingkan 6,96 juta ton pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja tersebut ditopang oleh peningkatan permintaan di pasar regional serta optimalisasi jaringan distribusi.

“SIG memiliki komitmen kuat untuk terus mendukung pembangunan regional melalui ketersediaan pasokan bahan bangunan dan keandalan distribusi,” kata Vita.

Baca Juga: SIG Catat Laba Rp191 Miliar di 2025 Meski Industri Melambat

Baca Juga: SIG Raih Predikat Tertinggi HSE 2026, Catat Zero Fatality Sepanjang 2025

Baca Juga: SIG Berangkatkan 1.653 Pemudik dalam Program Mudik Bersama BUMN 2026

Perseroan menegaskan akan terus memperluas jangkauan ekspor ke berbagai kawasan potensial lainnya sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat posisi sebagai pemain utama industri bahan bangunan di tingkat regional.

Ekspansi ke Afrika dinilai sejalan dengan tren global di mana produsen semen mulai mengalihkan fokus ke pasar berkembang yang memiliki kebutuhan infrastruktur tinggi, guna menjaga pertumbuhan di tengah tekanan pasar domestik dan persaingan global.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri