Kredit Foto: Istimewa
Nissan merilis gambar perdana dari sejumlah lini kendaraan masa depan mereka, termasuk kehadiran generasi kelima dari SUV andalannya, Nissan X-Trail.
Mobil ini dijadwalkan akan debut pada akhir 2026 untuk model tahun 2027, SUV keluarga yang telah mencetak penjualan global hampir 10 juta unit ini dipastikan akan tetap mempertahankan teknologi hybrid e-Power.
Meski Nissan belum merilis detail spesifikasi secara penuh, dikutip dari Autocar, diperlihatkan mbil ini menggunakan desain bersudut tajam (edgy) yang secara harfiah mengambil inspirasi dari model terbaru Murano dan Leaf.
Bagian depannya tampil berani dengan garis kap mesin dan bumper yang saling menyilang membentuk pola huruf "X". Desain lampu depan dan gril menyatu membentuk grafis layaknya sebuah topeng hitam.
Lampu utamanya mengusung desain huruf "L" terbalik dengan proyektor pipih di bagian atas yang dihubungkan oleh sebuah strip cahaya. Sementara itu, lima titik lampu Daytime Running Light (DRL) terintegrasi apik di dalam gril besar bermotif sisipan heksagonal, mengapit emblem Nissan yang tampak menyala.
Untuk urusan jantung pacu, X-Trail 2027 diyakini akan menggendong sistem e-Power generasi ketiga yang debut perdana pada Nissan Qashqai tahun lalu.
Sistem ini mengandalkan mesin bensin 3-silinder turbo berkapasitas 1.500 cc yang dirancang lebih senyap dan efisien. Nissan memutuskan untuk menanggalkan teknologi kompresi variabel (VC-Turbo) pada mesin ini.
Langkah tersebut diambil lantaran VC-Turbo kerap menjadi kendala homologasi di negara-negara dengan kualitas bahan bakar yang lebih rendah.
Mesin konvensional ini bertugas murni sebagai generator untuk menyuplai daya ke motor listrik modular berkinerja tinggi yang sanggup memuntahkan tenaga hingga 205 PS.
Meski kapasitas baterainya tetap bertahan di angka 21,5 kWh, Nissan mengklaim ada peningkatan efisiensi konsumsi bahan bakar di dunia nyata sebesar 16 persen, serta penghematan 14 persen saat melaju di jalan tol. Berpatokan pada model Qashqai, kombinasi ini memberikan potensi jarak tempuh total mencapai 1.200 km.
Kehadiran X-Trail terbaru ini merupakan bagian dari strategi perombakan produk Nissan yang menargetkan penyusutan portofolio dari 56 model menjadi 45 model guna mempercepat siklus pengembangan.
Mungkinkah X-Trail akan dijual di pasar otomotif Indonesia? Kita tunggu saja.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait:
Advertisement