Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Dongfeng Kawin Silang dengan Nissan, Hasilnya: SUV Listrik NX8 Dibanderol dari Rp300 Jutaan

Dongfeng Kawin Silang dengan Nissan, Hasilnya: SUV Listrik NX8 Dibanderol dari Rp300 Jutaan Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Dongfeng Nissan secara resmi memamerkan SUV terbarunya, NX8, dalam ajang Auto China (Auto Beijing) baru-baru ini.

Lahir dari rahim perusahaan patungan (joint venture) Dongfeng Motor Group dan Nissan Motors, NX8 didapuk sebagai SUV pertama dalam jajaran "N Series", menyusul sedan N6 dan N7 yang telah meluncur lebih dulu.

Kehadiran NX8 semakin memanaskan peta persaingan manufaktur otomotif Tiongkok yang saat ini tengah gencar melakukan ekspansi teknologi elektrifikasi.

Berbekal desain yang sempat dipratinjau melalui Epic Concept, SUV lima penumpang ini hadir dengan dimensi bongsor: panjang 4.870 mm, lebar 1.920 mm, tinggi 1.680 mm, serta jarak sumbu roda 2.917 mm.

Di pasar domestik Tiongkok, SUV ini ditawarkan dalam dua pilihan jantung pacu, yakni listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV) dan mobil listrik dengan mesin generator penambah jarak tempuh (Range-Extended Electric Vehicle/REEV). Harganya pun cukup agresif, dibanderol antara 159.900 hingga 209.900 yuan (berkisar Rp 350 juta hingga Rp 460 juta).

Untuk varian BEV, Dongfeng Nissan menawarkan empat tipe. Dua tipe terbawah, yakni 580 Pro dan 580 Max, dibangun di atas arsitektur kelistrikan 400 volt dan menggendong baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 73 kWh.

Daya jelajahnya diklaim mencapai 580 km (standar pengujian CLTC). Keduanya mendukung pengisian daya cepat 3C, yang sanggup mengisi daya 10-80 persen hanya dalam 17 menit. Motor listrik penggerak roda belakangnya memuntahkan tenaga 292 PS (215 kW) dan torsi 310 Nm, dengan akselerasi 0-100 km/jam dalam 7,1 detik.

Bagi konsumen yang menginginkan performa lebih, tersedia varian 650 Max dan Master Edition. Keduanya mengadopsi sistem kelistrikan 800 volt kelas atas dengan baterai LFP 81 kWh. Teknologi ini memungkinkan pengisian daya ultra-cepat 5C (10-80 persen dalam waktu 12 menit saja).

Tenaga yang dihasilkan juga lebih buas, mencapai 340 PS (250 kW) dengan torsi 310 Nm, yang memangkas waktu akselerasi menjadi 6,7 detik. Varian 650 Max menawarkan jarak tempuh terjauh hingga 650 km, sementara tipe flagship Master Edition mencapai 630 km. Tipe tertinggi ini juga telah dibekali pelek 20 inci dan peredam kejut yang dikontrol secara elektronik (suspensi adaptif) sebagai standar.

Sementara itu, versi REEV yang dibanderol antara 159.900 hingga 179.900 yuan (Rp350 juta-Rp395 juta) menjadi solusi jitu bagi konsumen yang sering bepergian antarkota tanpa ingin cemas kehabisan daya.

Versi ini dipacu oleh motor listrik belakang bertenaga 265 PS (195 kW) dan torsi 310 Nm, yang didukung mesin bensin 1.5 liter turbo bertenaga 148 PS (109 kW) yang murni bertugas sebagai generator pengisi daya baterai.

Baca Juga: Zeekr 009 Facelift 2026 Debut di Beijing, MPV Premium yang Gak Kalah Cakep dari Denza D9

Tipe 150 Pro dan 150 Max memberikan daya jelajah mode listrik murni sejauh 150 km, dengan total jarak tempuh hibrida menembus 1.320 km. Terdapat pula tipe 310 Max yang membawa baterai LFP lebih besar (43,2 kWh), memberikan jarak tempuh listrik murni 310 km dan jarak tempuh kombinasi yang impresif hingga 1.450 km.

Seluruh jajaran NX8 juga telah dilengkapi active grille shutter dan kemampuan Vehicle-to-Load (V2L) sebesar 6,6 kW untuk menyuplai daya ke perangkat elektronik eksternal.

Dongfeng Nissan tak tanggung-tanggung dalam menyematkan fitur premium. Bagian eksterior dihiasi lampu belakang OLED yang mampu menampilkan 25 pesan visual. Masuk ke kabin, penumpang disuguhkan atap kaca panoramik, pencahayaan ambient 256 warna, hingga kursi depan "zero gravity" yang dilengkapi fitur pemanas, ventilasi, dan pijat.

Fitur hiburannya tak kalah mutakhir, mencakup 25 speaker audio, sistem karaoke, kulkas bawaan, dan dua layar sentuh berukuran 15,6 inci untuk area tengah dan penumpang depan.

Pengemudi juga dimanjakan dengan panel instrumen digital 10,25 inci dan head-up display berbasis Augmented Reality (AR) seluas 63 inci. Untuk sektor keselamatan, mobil ini didukung penuh oleh sistem bantuan pengemudi (ADAS) yang diotaki oleh sensor LiDAR canggih.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat