Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Masyarakat Diimbau Tetap Bijak Manfaatkan Energi, Pertamina Pastikan Pasokan Nasional Aman di Tengah Gejolak Global

Masyarakat Diimbau Tetap Bijak Manfaatkan Energi, Pertamina Pastikan Pasokan Nasional Aman di Tengah Gejolak Global Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Di tengah dinamika geopolitik global yang belum mereda, termasuk konflik yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah, PT Pertamina (Persero) memastikan pasokan energi nasional tetap dalam kondisi aman dan terkendali. Perusahaan energi milik negara tersebut terus memperkuat strategi dari hulu hingga hilir guna menjaga ketahanan energi dalam negeri.

Sebagai perusahaan energi terintegrasi, Pertamina mengandalkan dua pendekatan utama, yakni optimalisasi produksi dalam negeri serta diversifikasi sumber energi dari berbagai wilayah. Strategi ini dinilai krusial untuk menjamin kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi di tengah ketidakpastian global.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan situasi global secara intensif. Berbagai langkah strategis telah disiapkan dan dijalankan untuk menjaga stabilitas pasokan energi nasional.

“Pertamina terus memantau perkembangan global dan melakukan berbagai upaya untuk menjaga pasokan energi di Tanah Air. Melalui strategi optimalisasi produksi serta diversifikasi, saat ini pasokan energi secara nasional berada dalam kondisi aman, dan operasional berjalan lancar,” ujar Baron.

Kelancaran distribusi menjadi faktor kunci dalam menjaga stabilitas tersebut. Salah satu infrastruktur vital yang diandalkan adalah Integrated Terminal Jakarta (ITJ), yang berperan sebagai penyangga utama distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG untuk wilayah DKI Jakarta, sebagian Jawa Barat, hingga Jawa Tengah.

ITJ mencakup sejumlah fasilitas penting, antara lain Fuel Terminal Plumpang, Fuel Terminal Tanjung Priok, serta LPG Terminal Tanjung Priok. Selain itu, terdapat fasilitas Jetty PMG yang berfungsi sebagai dermaga khusus bagi kapal pengangkut bahan bakar cair dan petrokimia.

Integrated Terminal Manager Jakarta PT Pertamina Patra Niaga, I Nyoman Adi Pradana, menjelaskan bahwa sebagian besar pasokan energi di terminal tersebut berasal dari kilang domestik milik Pertamina.

“Sebagian besar pasokan BBM dan LPG untuk Integrated Terminal Jakarta berasal dari kilang milik Pertamina yakni Refinery Unit Balongan dan Refinery Unit Cilacap,” jelasnya dalam kunjungan media di Jakarta, Jumat (17/4).

Di tengah situasi global yang dinamis, Pertamina tidak hanya fokus pada aspek pasokan, tetapi juga mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan energi. Salah satu langkah yang ditekankan adalah penerapan perilaku bijak dalam penggunaan energi.

Baron menegaskan bahwa efisiensi energi dapat dimulai dari lingkup terkecil, seperti rumah tangga, dengan menggunakan energi sesuai kebutuhan.

“Satu hal yang penting adalah perilaku bijak energi, dimulai dari saat ini dan dari lingkup terkecil dari lingkungan. Mari pergunakan energi sesuai keperluan demi keberlanjutan di masa datang,” ujarnya.

Baca Juga: Selat Hormuz Dibuka, ESDM Gaspol Lobi Iran Keluarkan Izin untuk Kapal Pertamina

Selain memastikan ketersediaan energi, Pertamina juga berkomitmen menjaga stabilitas harga BBM di dalam negeri sebagai bagian dari upaya mendukung kestabilan ekonomi nasional. Seluruh infrastruktur logistik dan rantai pasok dipastikan dalam kondisi optimal agar distribusi energi ke masyarakat tetap berjalan lancar.

“Pertamina berkomitmen menjaga stabilitas pasokan dan harga energi nasional, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” tutup Baron.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat

Advertisement