Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Mengapa Harga Pertamax Tetap? Ini Analisis Pengamat Ekonomi Energi UGM

Mengapa Harga Pertamax Tetap? Ini Analisis Pengamat Ekonomi Energi UGM Kredit Foto: Ist

"Hal ini justru akan membengkakkan beban subsidi BBM dalam APBN,” tambahnya.

Terkait kenaikan drastis pada produk lain, seperti Dexlite yang naik menjadi Rp23.600 dan Pertamax Turbo menjadi Rp19.400, Fahmy menilai hal tersebut tidak akan terlalu memengaruhi masyarakat luas.

Ia berpendapat, konsumen produk tersebut berasal dari kalangan menengah ke atas yang memiliki daya beli kuat.

“Jumlah konsumen BBM tersebut tidak terlalu besar dan dikategorikan sebagai kelas atas, sehingga kenaikannya diperkirakan tidak akan menaikkan inflasi secara signifikan,” ulasnya.

Meski mengapresiasi langkah strategis pemerintah pada Pertamax, Fahmy memberikan catatan kritis terkait janji pemerintah yang tidak akan menaikkan harga BBM subsidi hingga akhir tahun 2026.

Menurutnya, jaminan berdasarkan jangka waktu (time frame) sangat berisiko di tengah ketidakpastian geopolitik global, seperti konflik di Timur Tengah yang sulit diprediksi.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus

Advertisement