Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bakrie dan Salim Makin Mesra Usai VKTR Caplok 30% Saham Anak Usaha Indomobil

Bakrie dan Salim Makin Mesra Usai VKTR Caplok 30% Saham Anak Usaha Indomobil Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kelompok usaha Bakrie dan Salim memperluas kerja sama bisnis melalui sektor kendaraan listrik. PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, entitas anak PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), melakukan penyertaan saham pada PT Indomobil Ventura Transportasi (IVT), anak usaha PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS), pada Februari 2025.

Berdasarkan laporan keuangan PT Bakrie & Brothers Tbk, VKTR melakukan investasi sebesar Rp3 miliar untuk pembelian 3.000 lembar saham atau setara 30% kepemilikan di IVT. Transaksi dilakukan pada Februari 2025 lalu.

Transaksi tersebut menempatkan VKTR sebagai pemegang saham minoritas strategis di IVT. Perseroan mencatat investasi tersebut dalam pos investasi jangka panjang lainnya.

VKTR merupakan perusahaan yang bergerak di bidang teknologi mobilitas dan kendaraan listrik. Sementara IVT merupakan entitas usaha yang berada di bawah Indomobil Group, salah satu kelompok usaha otomotif nasional.

Baca Juga: Isu IPO Anak Usaha Mencuat, Grup Bakrie (DEWA) Buka Suara!

Baca Juga: Tambah Modal, Grup Bakrie (VKTR) Berencana Rights Issue 21,87 Miliar Saham

Masuknya VKTR ke IVT menjadi salah satu aksi korporasi yang menunjukkan hubungan bisnis antara Grup Bakrie dan Grup Salim di sektor transportasi dan otomotif.

Sampai saat ini, tidak terdapat keterangan tambahan dalam dokumen tersebut mengenai rencana bisnis lanjutan, model operasional, maupun proyek spesifik yang akan dijalankan IVT pasca masuknya VKTR sebagai pemegang saham.

Selain kerja sama melalui VKTR dan IVT, hubungan bisnis kedua kelompok usaha juga terlihat di sektor pertambangan.

Per April 2026, kolaborasi Grup Salim dan Grup Bakrie tercermin dari struktur kepemilikan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Berdasarkan data kepemilikan saham di atas 1% yang dirilis Bursa Efek Indonesia per 31 Maret 2026, Mach Energy (Hongkong) Limited tercatat menguasai 45,78% saham BUMI.

Mach Energy (Hongkong) Limited merupakan entitas investasi berbentuk joint venture yang melibatkan kepentingan Grup Salim dan Grup Bakrie.

Baca Juga: Grup Bakrie–Salim (BUMI) Cetak Laba USD81 Juta di 2025, Tumbuh 20,05%

Baca Juga: Terbang 7.697%, Laba Emiten Grup Bakrie (DEWA) Tembus Rp4,3 Triliun di 2025!

Dengan kepemilikan tersebut, Mach Energy menjadi pemegang saham terbesar di BUMI. Struktur itu menunjukkan keterlibatan kedua kelompok usaha dalam kepemilikan emiten tambang tersebut.

Aksi investasi VKTR di IVT dan kepemilikan bersama melalui Mach Energy di BUMI menunjukkan hubungan usaha Grup Bakrie dan Grup Salim yang mencakup lebih dari satu sektor bisnis.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri

Advertisement