Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Grup Bakrie (VKTR) Revisi Target Penerbitan Rights Issue Jadi 25 Miliar Saham

Grup Bakrie (VKTR) Revisi Target Penerbitan Rights Issue Jadi 25 Miliar Saham Kredit Foto: VKTR
Warta Ekonomi, Jakarta -

Emiten Grup Bakrie, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) mengumumkan perubahan atas rencana penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD I) atau rights issue Perseroan. 

Manajemen dalam keterbukaan informasi yang dilansir Senin (27/4) menyatakan bahwa dalam aksi ini Perseroan akan menerbitkan hingga 25 miliar saham baru dari rencana sebelumnya 21,87 miliar saham. 

Nantinya, Perseroan akan terlebih dahulu meminta persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 19 Mei mendatang sehubungan rencana ini.

Rights issue akan dilaksanakan maksimal 12 bulan sejak memperoleh persetujuan. "PMHMETD I diperkirakan akan dilaksanakan dan selesai pada kuartal ketiga tahun 2026," kata manajemen. 

Dana yang diperoleh dari hasil PMHMETD I setelah dikurangi biaya-biaya, akan digunakan untuk tambahan modal kerja Perseroan dan penyertaan modal ke perusahaan anak dalam rangka mendukung pengembangan bisnis Perseroan dan perusahaan anak di masa depan. 

"Rencana penggunaan dana akan disesuaikan dengan kondisi pada saat HMETD diterbitkan dengan mempertimbangkan pengelolaan modal yang optimal untuk kepentingan Perseroan. 

Manajemen Perseroan berhak melakukan penyesuaian terhadap penggunaan dana dengan mempertimbangkan keadaan dan faktor lain yang dianggap layak," ujar manajemen. 

Perseroan memperkirakan bahwa rencana penambahan modal dengan memberikan HMETD akan membawa pengaruh positif terhadap kondisi keuangan konsolidasi Perseroan.

Baca Juga: Bakrie dan Salim Makin Mesra Usai VKTR Caplok 30% Saham Anak Usaha Indomobil

Baca Juga: Presiden Prabowo: Kalau Jepang Punya Hino, Korea Punya Hyundai, Indonesia VKTR

Tujuan dari rencana PMHMETD I adalah pengembangan bisnis untuk mendukung pertumbuhan pendapatan, profitabilitas dan prospek usaha Perseroan ke depan, yang dapat memberikan manfaat dan nilai tambah bagi Perseroan, pemegang saham, dan pemangku kepentingan.  

"Dampak dilaksanakannya PMHMETD I bagi kondisi keuangan Perseroan yaitu peningkatan ekuitas Perseroan yang akan memperkuat struktur permodalan Perseroan, guna mengembangkan kegiatan usaha dan mendukung pertumbuhan jangka panjang Perseroan," pungkas manajemen. 

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri