Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) mengumumkan rencana penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) I atau rights issue.
Dalam aksi ini, Perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 512 juta saham baru dengan nilai nominal Rp100 atau mewakili maksimal 29,06% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah aksi korporasi tersebut rampung.
Untuk merealisasikan rencana ini, RMKO akan meminta persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 8 April 2026.
"Ketentuan lain mengenai PMHMETD I, termasuk harga pelaksanaan dari PMHMETD I dan jumlah final saham baru yang akan diterbitkan akan diuraikan lebih lanjut dalam Prospektus PMHMETD I yang nantinya akan diterbitkan oleh Perseroan pada waktunya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata manajemen.
Baca Juga: PT Bakrie & Brothers Tbk Siapkan Rights Issue Rp4-6,5 Triliun, Fokus Akuisisi CCT
Adapun aksi ini diyakini akan memperkokoh struktur permodalan perusahaan. Likuiditas diproyeksikan meningkat, tercermin dari potensi perbaikan rasio lancar, sekaligus memperkuat kapasitas pendanaan untuk modal kerja dan pengembangan usaha.
"Seluruh dana yang diperoleh Perseroan dari PMHMETD I ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi yang menjadi kewajiban Perseroan akan digunakan Perseroan untuk modal kerja Perseroan," ujar manajemen.
Namun demikian, aksi korporasi ini juga membawa konsekuensi bagi pemegang saham yang tidak mengeksekusi haknya.
Pemegang saham tersebut berpotensi mengalami penurunan persentase kepemilikan (dilusi) hingga maksimal 29,06% seiring bertambahnya jumlah saham yang beredar setelah rights issue.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: