Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

PERURI dan 14 BUMN Gelar Program TJSL di Raja Ampat, Fokus Konservasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat

PERURI dan 14 BUMN Gelar Program TJSL di Raja Ampat, Fokus Konservasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

PERURI kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) melalui partisipasi aktif dalam Program Kolaborasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN Konservasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat di Kepulauan Raja Ampat yang berlangsung pada 22–24 April 2026.

Pelaksanaan program difokuskan di Kampung Mutus dan Kampung Manyaifun, Kabupaten Raja Ampat, dengan pendekatan yang mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi.

Di Kampung Mutus, program diarahkan pada penguatan ekosistem lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat. Pada aspek lingkungan, dilakukan penanaman 2.000 bibit mangrove serta rehabilitasi terumbu karang melalui penanaman 650 fragmen karang dengan cakupan area sekitar 225 meter persegi. Kegiatan ini turut melibatkan masyarakat dan pelajar melalui edukasi lingkungan guna membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya konservasi alam.

Pada aspek pemberdayaan ekonomi, dilakukan penguatan kapasitas kelompok konservasi melalui pelatihan dan sertifikasi selam, serta pendampingan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) kepada delapan anggota yang berhasil mendorong peningkatan kapasitas pengelolaan dan kenaikan pendapatan hingga sekitar 87,5 persen.

Program ini juga menghadirkan akses listrik bagi 119 rumah yang menjangkau sekitar 500 penerima manfaat. Pada sektor pendidikan, dukungan diberikan dilakukan di SD YPK Effata Mutus melalui renovasi fasilitas belajar dan penyediaan akses internet, serta di SMPN 11 Raja Ampat melalui dukungan sarana pendidikan berupa komputer, panel surya, dan buku pembelajaran.

Sementara itu, di Kampung Manyaifun, fokus program diarahkan pada penguatan infrastruktur dasar dan peningkatan layanan sosial masyarakat. Program menghadirkan akses listrik bagi 59 rumah yang menjangkau 117 penerima manfaat, termasuk fasilitas umum seperti sekolah, tempat ibadah, dan layanan kesehatan.

Pada sektor pendidikan, dilakukan renovasi tiga gedung sekolah di SD YPK Imanuel Manyaifun melalui perbaikan ruang kelas dan fasilitas pendukung termasuk akses internet, yang memberikan manfaat langsung bagi siswa dan tenaga pengajar. Selain itu, renovasi fasilitas ibadah juga dilakukan untuk mendukung aktivitas sosial dan spiritual masyarakat, dengan manfaat yang dirasakan oleh lebih dari 150 warga setempat.

Sebanyak 15 BUMN terlibat dalam program ini, antara lain PERURI, PT Pelabuhan Indonesia (Persero), PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Pegadaian (Persero), PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero), Indonesia Financial Group (IFG), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), AirNav Indonesia, PT Taspen (Persero), PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero), PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero), PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, dan Perum DAMRI.

Program ini menjadi wujud nyata kontribusi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mendukung pembangunan sosial yang inklusif, pelestarian lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat berbasis keberlanjutan. Melalui kolaborasi lintas BUMN, program sosial dilaksanakan secara lebih terintegrasi, terukur, dan berdampak jangka panjang bagi masyarakat setempat.

Head of Corporate Secretary PERURI, Adi Sunardi menyampaikan “Partisipasi PERURI dalam Program Kolaborasi TJSL BUMN di Raja Ampat merupakan wujud nyata komitmen kami dalam menghadirkan program keberlanjutan yang berdampak langsung bagi masyarakat dan lingkungan. Kami meyakini bahwa TJSL tidak hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang menciptakan nilai jangka panjang melalui pemberdayaan sosial, peningkatan kualitas hidup, dan pelestarian ekosistem.”

Baca Juga: Majukan Lingkungan Operasional, PERURI Bantu Fasilitas Pendidikan Yayasan Puri Artha di Karawang

Direktur Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Pengelola Investasi BUMN, Edi Eko Cahyono, menegaskan bahwa kolaborasi antar-BUMN menjadi langkah strategis untuk memperkuat efektivitas program TJSL agar mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kolaborasi antar-BUMN ini kami dorong untuk menghadirkan program TJSL yang lebih terintegrasi, terukur, dan berkelanjutan. Ke depan, penguatan monitoring dan evaluasi akan terus dilakukan agar program semakin efektif dalam memberikan dampak nyata bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun lingkungan,” ujar Edi.

Melalui Program Kolaborasi TJSL BUMN ini, PERURI bersama BUMN lainnya berharap dapat menghadirkan model implementasi TJSL yang terintegrasi, terarah, dan berkelanjutan, serta dapat direplikasi di berbagai wilayah Indonesia demi menjaga keberlanjutan sumber daya alam dan kesejahteraan masyarakat untuk generasi mendatang.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat