Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Laba Emiten Prajogo (BRPT) Terbang 462,5% di Kuartal I 2026

Laba Emiten Prajogo (BRPT) Terbang 462,5% di Kuartal I 2026 Kredit Foto: BRPT
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) mencatat lonjakan kinerja yang signifikan pada kuartal I 2026. Emiten Prajogo Pangestu ini membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai US$90 juta, meningkat 462,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar US$16 juta.

Pendapatan bersih sebesar US$2,57 miliar, melonjak 232% secara tahunan. Peningkatan ini terutama ditopang oleh kontribusi anak usaha Chandra Asri Group, khususnya dari kinerja kilang (refinery) yang kuat serta integrasi aset ritel ExxonMobil di Singapura.

Kinerja impresif tersebut juga tercermin pada sisi profitabilitas. EBITDA meningkat tajam menjadi US$567 juta, didorong oleh margin kilang yang solid, integrasi segmen bahan bakar ritel, serta efisiensi biaya berkelanjutan di lini energi terbarukan.

“Kuartal pertama 2026 berlangsung di tengah kondisi yang sangat dinamis dan penuh ketidakpastian, ditandai oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah serta lonjakan tajam harga minyak global. Di tengah volatilitas tersebut, performa refinery yang kuat mendorong kinerja konsolidasi operasional kuartalan tertinggi sepanjang sejarah," ujar Direktur Utama BRPT, Agus Pangestu. 

Secara neraca, posisi keuangan Perseroan tetap kokoh dengan total aset mencapai US$17,61 miliar. Likuiditas juga terjaga dengan baik, tercermin dari rasio net debt to equity yang stabil di level 0,77x meskipun volatilitas pasar meningkat.

Langkah strategis juga terus diperkuat, salah satunya melalui penyelesaian akuisisi jaringan SPBU Esso di Singapura yang kini telah sepenuhnya terkonsolidasi sejak awal 2026. Akuisisi ini memperluas jaringan ritel sekaligus memperdalam integrasi bisnis hilir Perseroan di sepanjang rantai nilai.

Baca Juga: Tambah Free Float, BRPT Lepas 38,4 Juta Saham BREN

Baca Juga: Pendapatan dan Laba Emiten Prajogo (PTRO) Tumbuh Double Digit di Kuartal I 2026

Di sektor energi terbarukan, Star Energy turut mencatat kemajuan penting melalui penyelesaian retrofit Wayang Windu pada periode tiga bulan pertama 2026. Proyek ini meningkatkan kapasitas terpasang menjadi 926 MW, sehingga total kapasitas operasional Barito Renewables kini telah melampaui 1 GW. 

“Kami memasuki tahun 2026 dengan fondasi yang kuat, didukung oleh kinerja operasional yang tangguh serta kontribusi awal dari berbagai inisiatif strategis, termasuk integrasi dan pertumbuhan Chandra Asri yang berkelanjutan. Meskipun prospek jangka pendek masih diwarnai dinamika dan ketidakpastian geopolitik, kami tetap mempertahankan sikap optimisme yang terukur, didukung oleh platform terintegrasi, eksekusi yang disiplin, serta portofolio yang terdiversifikasi,” tambah Agus.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri