- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Kinerja Solid, Emiten Prajogo (BRPT) Catat Lonjakan Laba 775% di 2025
Kredit Foto: BRPT
PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mencatatkan kinerja keuangan yang sangat impresif sepanjang tahun buku 2025, ditopang oleh ekspansi bisnis dan integrasi strategis yang berjalan optimal.
Emiten Prajogo Pangestu ini membukukan pendapatan sebesar USD7,63 miliar, melonjak 220% secara tahunan. Kontributor utama berasal dari segmen petrokimia sebesar USD7,02 miliar, diikuti segmen energi USD605 juta, serta segmen lainnya sebesar USD5 juta.
Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga meningkat signifikan sebesar 775% menjadi USD490 juta.
“Kami dengan bangga melaporkan kinerja yang kuat sepanjang tahun buku 2025, yang menegaskan keberlanjutan perjalanan transformasi dan pertumbuhan Barito Pacific. Pencapaian ini mencerminkan keunggulan dari terintegrasi di sektor energi, kimia, dan infrastruktur, yang didukung pula oleh eksekusi yang disiplin, operasional yang tangguh, serta posisi keuangan yang solid," ujar Direktur Utama BRPT, Agus Pangestu.
Ia menambahkan, kinerja tersebut didorong oleh keberhasilan integrasi Aster Chemicals and Energy Pte. Ltd. (ACE) serta kontribusi dari lini energi terbarukan.
"Kinerja ini didorong oleh keberhasilan integrasi Aster Chemicals and Energy Pte. Ltd. (ACE), yang semakin memperkuat pendapatan serta posisi kami di regional, serta kontribusi dari Barito Renewables yang didukung oleh peningkatan kapasitas, peningkatan output, dan penghematan biaya yang berkelanjutan," tambahnya.
Sepanjang tahun, BRPT juga terus menjalankan berbagai inisiatif strategis, mulai dari ekspansi regional, integrasi sektor kimia, hingga penguatan portofolio energi terbarukan.
"Sepanjang tahun, kami terus melaksanakan rencana-rencana strategis kami yang menjadi prioritas, termasuk ekspansi ke kawasan regional, integrasi lebih jauh di sektor kimia, serta penguatan di portofolio energi terbarukan. Upaya tersebut turut dilengkapi dengan berbagai inisiatif berkelanjutan di bidang infrastruktur dan optimalisasi struktur permodalan, sehingga meningkatkan ketahanan kami di tengah dinamika kondisi pasar," ujar Agus.
Baca Juga: Pendapatan Melonjak, tapi Laba Emiten Prajogo (CUAN) Susut 16% di 2025
Baca Juga: Saham Prajogo Pangestu Ini Dibilang Masih Menjanjikan, Meski Sempat Overvalued
Dari sisi neraca, total aset BRPT meningkat signifikan menjadi USD17,353 juta pasca akuisisi Aster dan transaksi lanjutan. Perseroan juga menjaga rasio net debt-to-equity di level 0,77x, dengan ekuitas yang menguat menjadi USD6,046 juta.
Memasuki 2026, BRPT optimistis mempertahankan momentum pertumbuhan, meski tetap mewaspadai dinamika global. "Meskipun kondisi jangka pendek masih dinamis di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik, kami tetap mempertahankan optimisme yang berhati-hati, ditopang oleh platform terintegrasi, eksekusi yang disiplin, dan portofolio yang terdiversifikasi," tutup Agus.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait:
Advertisement