Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Singapura dan Selandia Baru Kolaborasi Dorong Kerja Sama Multilateral Global

Singapura dan Selandia Baru Kolaborasi Dorong Kerja Sama Multilateral Global Kredit Foto: Reuters/Edgar Su
Warta Ekonomi, Jakarta -

Singapura dan Selandia Baru menandatangani perjanjian untuk menjaga rantai pasok tetap terbuka saat terjadi krisis melalui Agreement on Trade in Essential Supplies. Hal ini menyusul gangguan energi global akibat konflik di Timur Tengah.

Perdana Menteri Selandia Baru, Christopher Luxon mengatakan bahwa perjanjian tersebut memastikan kedua negara tetap dapat memperdagangkan barang-barang penting saat krisis, termasuk bahan bakar, produk medis, dan material konstruksi.

Baca Juga: Dorong Investasi Hijau, Filipina dan Singapura Teken Kesepakatan Perdagangan Karbon

Ia menyebut kesepakatan ini sebagai langkah inovatif dalam menjaga kerja sama global.

“Perjanjian yang kami tandatangani hari ini merupakan yang pertama di dunia dan menjadi contoh bagaimana kita dapat membangun kembali kerja sama multilateral,” ujarnya.

Luxon menyoroti perubahan dinamika geopolitik global sebagai latar belakang penting kerja sama ini.

“Dunia saat ini bergerak dari sistem multilateral berbasis aturan menuju sistem multipolar yang didorong oleh kekuatan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kerja sama seperti ini menjadi penting untuk menjaga stabilitas perdagangan internasional di tengah ketidakpastian global.

Sementara Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong berharap kesepakatan ini dapat diperluas ke negara lain di kawasan.

“Kami menyambut negara-negara lain untuk bergabung dalam standar kerja sama ini,” katanya.

Kedua negara berharap perjanjian ini dapat menjadi model bagi negara-negara lain dalam membangun jaringan mitra tepercaya guna memastikan kelancaran rantai pasok di masa krisis.

Baca Juga: Indonesia Siap Ekspor Listrik ke Singapura, Proyek Energi Hijau Rp518 Triliun Disiapkan

Perjanjian ini sebenarnya telah disepakati pada tahun lalu saat kunjungan Wong ke Selandia Baru. Singapura sendiri memiliki peran penting dalam rantai pasok energi kawasan, termasuk untuk ke Selandia Baru.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar