Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Diproyeksikan Tumbuh 15% Tahun Ini, Nine Koeln Indonesia Terus Pacu Industri MICE Indonesia

Diproyeksikan Tumbuh 15% Tahun Ini, Nine Koeln Indonesia Terus Pacu Industri MICE Indonesia Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Di tengah posisi Indonesia sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan pusat perdagangan regional yang semakin strategis, sektor Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) tanah air terus menunjukkan geliat positif.

Dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang stabil di kisaran 5% per tahun serta didukung oleh keunggulan demografis yang kuat, industri MICE diproyeksikan tumbuh hingga 15% pada tahun ini.

Memanfaatkan momentum tersebut, perusahaan joint venture antara Koelnmesse dan PT Amara Pameran Internasional (AMARA Expo), PT Nine Koeln Indonesia, optimis pada peningkatan kualitas pameran dagang, memperkuat partisipasi internasional, serta mendukung pelaku usaha lokal dalam menjangkau pasar global.

“Sejak kolaborasi dalam Indonesia Dental Exhibition & Conference (IDEC) pada tahun 2017, kami telah membuktikan nilai yang dibawa dari kemitraan ini. Melalui kolaborasi ini, kami menghadirkan platform berkualitas dan menciptakan lebih banyak peluang bagi pelaku bisnis Indonesia untuk terhubung secara global,” ujar Etty Anggraeni, Managing Director PT Nine Koeln Indonesia, dalam keterangan resminya.

Kemitraan strategis antara Koelnmesse dan AMARA Expo telah melalui sejumlah pencapaian penting, dimulai dari IDEC (2017), interzum jakarta (2024), hingga International Hardware Fair Indonesia (2025). Kerja sama ini semakin erat sejak 2020, di mana AMARA Expo ditunjuk sebagai mitra penjualan resmi Koelnmesse di Indonesia.

Mathias Kuepper, Managing Director sekaligus Presiden Regional APAC Koelnmesse, mengapresiasi kolaborasi yang berkelanjutan tersebut. “Kerja sama kami dengan AMARA Expo telah secara konsisten membuahkan hasil yang memuaskan di berbagai kegiatan,” ungkapnya.

Sebagai penyelenggara pameran dagang global dengan pengalaman panjang, Koelnmesse memiliki portofolio lebih dari 80 pameran dagang di berbagai sektor utama, termasuk makanan & minuman, kedokteran gigi, furnitur, perangkat keras, dan manufaktur. 

Di kawasan Asia-Pasifik saja, Koelnmesse saat ini menyelenggarakan sekitar 20 pameran dagang, yang secara global menarik sekitar 49.000 peserta pameran dari 129 negara dan sekitar 2,5 juta pengunjung.

Baca Juga: Kemenekraf: Kepastian Investasi Industri Game Bergantung pada Konsistensi Regulasi PP Tunas

Memasuki tahun 2026, PT Nine Koeln Indonesia akan kembali menyelenggarakan sejumlah pameran dagang seperti IFMAC WOODMAC (23-26 September 2026), Interzum Jakarta II (24-27 September 2026), International Hardware Fair Indonesia (24-27 September 2026), dan IFFINA+ powered by IMM Cologne (24-27 September 2026).

Dengan rangkaian acara berskala internasional ini, PT Nine Koeln Indonesia optimistis dapat terus mendukung visi Indonesia sebagai pusat utama pameran dagang di kawasan, sekaligus mendorong percepatan pemulihan dan pertumbuhan ekonomi nasional melalui sektor MICE yang semakin bergairah.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait: