Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pertamina dan Medco Jadi KKKS Pertama yang Serap Minyak dari Sumur Rakyat

Pertamina dan Medco Jadi KKKS Pertama yang Serap Minyak dari Sumur Rakyat Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Warta Ekonomi, Jakarta -

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Laode Sulaeman, menyebutkan bahwa saat ini Medco Energi E&P Grissik Ltd. dan PT Pertamina (Persero) menjadi dua Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang telah menyerap minyak dari sumur rakyat.

Langkah ini merupakan implementasi dari program pemerintah yang tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025.

Program tersebut menjadi langkah nyata pemerintah untuk melibatkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), koperasi, serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) setempat agar masyarakat mendapatkan manfaat ekonomi langsung dari sumber daya alam di wilayah mereka sendiri.

"Sumur rakyat sudah jalan. Sementara ini yang menyerap adalah Pertamina dan Medco," kata Laode di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (18/5/2026).

Operasionalisasi di Medco dan Pertamina tersebut, menurut Laode, dilakukan karena mayoritas lokasi sumur rakyat berada di wilayah kerja kedua KKKS tersebut. "Memang lapangan-lapangan Pertamina dan Medco yang sudah ada existing sumur rakyatnya sedang berproses," imbuhnya.

Saat ditanya lebih lanjut perihal volume realisasi produksi sumur minyak rakyat yang disalurkan, Laode menyatakan masih melakukan pengecekan data lebih lanjut.

"Angkanya nanti kita cek karena lokasinya ada di Sumatera Selatan dan Jawa Tengah. Kalau kita lihat, sekarang masyarakat sedang semangat-semangatnya berproduksi. Terkait angka pastinya, nanti kita perbarui lagi," tandasnya.

Sebagai informasi, Medco resmi menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Keban Berkah Energi (KBE) pada April lalu. Selanjutnya, pada Rabu (22/4/2026), KBE resmi menyalurkan minyak perdana dari sumur masyarakat di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, kepada Medco E&P Grissik Ltd. (MEPG).

Berdasarkan hasil uji sampel, minyak dari sumur masyarakat tersebut memiliki kualitas sangat baik dengan kadar BS&W sebesar 0,1 persen, sesuai persyaratan GEP dan kontrak.

Baca Juga: Jual Saham MEDC, Bos Medco Energi Kantongi Rp18 Miliar

Baca Juga: SKK Migas Jabanusa dan KKKS Sumenep Beri Edukasi Hulu Migas kepada Pengurus PMII UPI Sumenep

PT Keban Berkah Energi (KBE) merupakan UMKM yang ditunjuk oleh Gubernur Sumatera Selatan untuk mengelola operasional sumur masyarakat. Saat ini, KBE juga tengah melakukan perbaikan tata kelola lingkungan melalui penyemenan area sumur secara bertahap guna memperbaiki dampak lingkungan sekaligus menjaga keberlanjutan pasokan minyak mentah nasional.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Dwi Aditya Putra