Kredit Foto: PT Pertamina Patra Niaga
PT Pertamina Patra Niaga mengoperasikan MT Pertamina Halmahera, sebuah kapal tanker berkapasitas besar kelas Suezmax, guna memperkuat keandalan distribusi dan menjaga pasokan energi nasional. Armada laut strategis ini dirancang untuk memastikan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) tetap tersedia hingga ke berbagai pelosok wilayah Indonesia.
MT Pertamina Halmahera memiliki kapasitas angkut besar dengan deadweight tonnage (DWT) sekitar ±100.000–160.000 ton dan panjang kapal (length overall/LOA) mencapai ±240 meter. Ukuran kapal ini setara dengan lebih dari dua lapangan sepak bola atau sekitar 60–70 mobil yang berjejer.
Direktur Armada Logistik PT Pertamina Patra Niaga, Arif Yunianto, menyampaikan bahwa kapal tanker berkapasitas besar memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran distribusi energi nasional.
“MT Pertamina Halmahera memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran distribusi BBM di Indonesia. Dengan kapasitas angkut yang besar, kapal ini menjadi bagian dari sistem logistik energi yang bekerja memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di berbagai wilayah,” tutur Arif dalam keterangannya, Senin (18/5/2026).
Dalam satu kali pelayaran, kapal tanker raksasa ini mampu mengangkut hingga ±100.000–160.000 kiloliter BBM. Pasokan tersebut kemudian didistribusikan ke berbagai terminal energi di wilayah Sumatera, Jawa, hingga Indonesia Timur untuk menjaga kontinuitas pasokan energi di negara kepulauan.
Untuk memastikan operasional yang aman dan andal, MT Pertamina Halmahera dilengkapi dengan teknologi keselamatan terkini, seperti inert gas system dan cargo monitoring system. Kapal ini juga memiliki sistem segregated cargo tank yang memungkinkannya mengangkut berbagai jenis BBM sekaligus dalam satu kali pelayaran.
Arif menambahkan, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat keandalan armada laut sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional. Pengoperasian kapal tanker ini menjadi penghubung vital antara terminal energi dan berbagai wilayah tujuan distribusi di seluruh Nusantara.
Baca Juga: Update Harga BBM Jakarta Per 18 Mei 2026: Intip Tarif Pertamina hingga Shell
“Kami berkomitmen memastikan distribusi energi berjalan aman, tepat waktu, dan menjangkau seluruh wilayah Indonesia,” tutup Arif.
Nama Halmahera sendiri diambil dari salah satu pulau besar di Indonesia Timur. Penggunaan nama tersebut merepresentasikan peran strategis wilayah maritim Indonesia serta fungsi kapal sebagai penghubung konektivitas pasokan BBM dari wilayah barat hingga timur Indonesia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: