Kredit Foto: IG Pak Jitu
Aksi anggota DPRD Kabupaten Jember, Achmad Syahri As Siddiqi, yang terekam bermain game sambil merokok saat rapat paripurna akhirnya terungkap alasannya.
Politikus tersebut mengaku sedang memberi makan sapi dalam permainan game simulasi pertanian yang dimainkan melalui ponselnya.
Pengakuan itu disampaikan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jember, Hanan Kukuh Ratmono, usai menggelar rapat internal fraksi di DPRD Jember, Jawa Timur.
"Saya sempat menanyakan alasan yang bersangkutan bermain gim, katanya lupa belum memberi makan sapi-sapi dalam permainan gim pertanian," kata Hanan, dikutip dari Antara, Selasa (19/5).
Baca Juga: Main Game dan Merokok saat Rapat, Kader Gerindra Cuma Disanksi Teguran Keras
Video Syahri yang viral di media sosial sebelumnya menuai sorotan publik. Dalam rekaman tersebut, ia terlihat merokok sambil memainkan game di tengah rapat formal DPRD Jember yang membahas persoalan kesehatan.
Fraksi Gerindra memastikan kasus tersebut telah ditindaklanjuti secara internal. Hanan mengatakan Syahri sudah menjalani sidang etik di Majelis Kehormatan Partai (MKP) di Jakarta dan dijatuhi sanksi peringatan keras terakhir.
"Kami akan tegak lurus terhadap hasil keputusan tersebut. Kalau ada kesalahan yang serupa dilakukan oleh Syahri tentu sanksi yang lebih berat yakni pemberhentian sebagai anggota DPRD Jember," katanya.
Ia menegaskan pembinaan tidak hanya diberikan kepada Syahri, tetapi juga akan berlaku bagi seluruh anggota Fraksi Gerindra DPRD Jember apabila melakukan pelanggaran serupa.
Sementara itu, Achmad Syahri sebelumnya telah menyampaikan permintaan maaf dan mengaku menyesali tindakannya yang dilakukan di tengah rapat resmi.
Baca Juga: Ngaku Khilaf, Anggota DPRD Sebut Baru Pertama Kali Main Game dan Merokok saat Rapat
Ia mengaku khilaf dan menyebut tindakan tersebut baru pertama kali dilakukannya selama menjadi anggota dewan.
"Saya cukup menyesal sekali, menyesal sekali berbuat seperti itu dan tidak akan mengulangi," ujarnya.
Meski sudah meminta maaf kepada publik, sanksi dari Partai Gerindra tetap dijalankan. Selain itu, sanksi kelembagaan dari DPRD Jember juga masih menunggu proses lanjutan melalui Badan Kehormatan (BK).
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: