Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

BI Rate Naik, Rupiah Cuma Kuat Sehari Lalu Tumbang Lagi

BI Rate Naik, Rupiah Cuma Kuat Sehari Lalu Tumbang Lagi Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Penulis buku best seller tentang trading dan investasi, Desmond Wira, menyoroti pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) meski Bank Indonesia (BI) telah mengambil langkah moneter agresif.

Ia menyebut rupiah sempat menguat sebentar setelah BI menaikkan suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 5,25%. Namun, penguatan itu hanya bertahan sehari sebelum rupiah kembali melemah ke level Rp17.700-an per dolar AS.

"BI rate naik 50 bps, Rupiah menguat sebentar cuma sehari di 17.600, akhirnya kembali melemah di 17.707. Berat sekali untuk menguat," tlisnya di akun X pribadinya, Jumat (22/5).

Sebagai informasi, BI resmi menaikkan suku bunga dalam keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 19–20 Mei 2026. Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur BI Perry Warjiyo pada Rabu, 20 Mei 2026 pukul 14.00 WIB.

Baca Juga: IHSG Sempat Tembus 5.966, Jangan Panik Kalau Turun

Baca Juga: Heboh Rupiah Sengaja Dilemahkan, Akademisi: Keliatan Sekali Nggak Ngerti Ekonomi

Langkah ini tergolong agresif dan mengejutkan pelaku pasar karena BI langsung menaikkan bunga sebesar 50 bps, dari yang sebelumnya bertahan di level 4,75% selama delapan bulan berturut-turut menjadi 5,25%.

Sementara itu, pada perdagangan Jumat (22/5/2026), rupiah kembali melemah di kisaran Rp17.706–Rp17.711 per dolar AS. Mata uang Garuda tercatat turun sekitar 0,22% atau 39 poin sejak pembukaan pasar spot pagi ini.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya