Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Presiden Prabowo Solat Iduladha di Perancis

Presiden Prabowo Solat Iduladha di Perancis Kredit Foto: YouTube Sekretariat Presiden
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden RI Prabowo Subianto diperkirakan akan melaksanakan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di Perancis di tengah agenda kunjungan kerja luar negeri.

Wakil Menteri Sekretariat Negara Juri Ardiantoro mengatakan Presiden masih berada di Perancis saat Hari Raya Idul Adha sehingga pelaksanaan salat Id menyesuaikan situasi di negara tersebut.

“Pak Presiden kan semalam sudah melakukan kunjungan kerja ke luar negeri ya, ke Perancis. Jadi, tentu akan menyesuaikan karena pas hari Rabu masih ada di sana. Jadi, tentu akan menyesuaikan situasi di sana. Nanti kita tunggu saja,” kata Juri kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (26/5/2026).

Saat ditanya mengenai agenda Presiden selama berada di Perancis, Juri meminta penjelasan lebih lanjut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri.

“Nanti Pak Menlu yang menjelaskan,” ujarnya.

Baca Juga: Sapi Kurban Idul Adha Presiden Prabowo untuk Masjid Istiqlal Berbobot 1,3 Ton

Di tengah agenda kunjungan kerja tersebut, Presiden Prabowo juga menyiapkan penyaluran 1.098 ekor sapi kurban untuk Idul Adha 1447 Hijriah di seluruh Indonesia.

Juri mengatakan, sapi kurban tersebut akan dibagikan ke seluruh provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia.

“Jadi ada 552 daerah, yakni 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota akan menerima sebanyak 598 sapi untuk seluruh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota,” kata Juri.

Ia menjelaskan jumlah sapi lebih banyak dibanding jumlah daerah penerima karena terdapat 46 daerah yang tidak memiliki sapi dengan standar bobot yang ditetapkan Presiden.

“Kenapa dari 552 daerah menerima 598 sapi? Jadi sapinya lebih banyak dari jumlah daerah karena ada 46 daerah yang tidak tersedia sapi dengan ukuran standar sapi Presiden. Standar bobot sapi Presiden adalah 800 kilo sampai 1,3 ton dan setiap daerah akan mendapatkan satu,” ujarnya.

“Sementara ada 46 daerah yang tidak ada sapi dengan bobot sebesar itu. Oleh karena itu ada yang mendapatkan dua sapi untuk 46 daerah,” lanjut Juri.

Selain untuk pemerintah daerah, sapi kurban Presiden juga akan disalurkan kepada lembaga pendidikan, pondok pesantren, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

“Sapi kurban Bapak Presiden juga akan diserahkan atau akan disampaikan kepada lembaga-lembaga pendidikan, ada juga pondok pesantren, kemudian juga kepada tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, sebanyak 500 sapi,” kata Juri.

“Jadi untuk daerah tadi 598, untuk lembaga-lembaga sosial, lembaga keagamaan, pondok pesantren, tokoh-tokoh sebanyak 500 sapi. Jadi semuanya 1.098 ekor sapi,” sambungnya.

Baca Juga: Idul Adha 2026, Presiden Prabowo Serahkan 1.098 Ekor Sapi Kurban ke Seluruh Indonesia

Menurut Juri, sapi kurban Presiden terdiri dari berbagai jenis, di antaranya Simmental, Limousin, Peranakan Ongole, Brahman, Angus, Sapi Bali, FH, Belgian Blue, dan Charolais.

Ia memastikan seluruh sapi telah memenuhi syarat kesehatan dan ketentuan syariat Islam untuk hewan kurban.

“Jadi ini sapi-sapi yang bukan saja bobotnya memang berat di atas 800 kilogram, tapi juga sapi yang secara kesehatan sudah memiliki sertifikat atau surat keterangan kesehatan hewan. Jadi sapi-sapi sehat,” ujar Juri.

“Selain itu juga sapi ini sesuai dengan syariat Islam untuk menjadi sapi kurban, umurnya atau usianya sudah di atas 2 tahun dan jantan serta tidak cacat. Jadi sapi-sapinya sapi-sapi premium dan memiliki kualitas yang sangat baik,” lanjutnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Istihanah
Editor: Istihanah