Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Presiden Amerika Tidak Selalu Baik-baik Saja, Ini Daftar Kondisi Medis yang Diidap Trump

Presiden Amerika Tidak Selalu Baik-baik Saja, Ini Daftar Kondisi Medis yang Diidap Trump Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Hasil pemeriksaan kesehatan terbaru Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tidak hanya memuat kabar positif mengenai kebugarannya, tetapi juga mengungkap sejumlah kondisi medis yang masih menjadi perhatian tim dokter Gedung Putih.

Meski dinyatakan sehat dan layak menjalankan tugas sebagai presiden, laporan tersebut mencatat beberapa diagnosis dan keluhan kesehatan yang masih dimonitor secara berkala.

Baca Juga: Abraham Accords Jadi ‘Rencana B’ Trump Gegara Amerika Kesulitan Tekan Iran, Begini Kata Pengamat

Salah satu kondisi yang kembali tercatat adalah insufisiensi vena kronis, gangguan pada pembuluh darah vena yang menyebabkan aliran darah dari kaki menuju jantung tidak berjalan optimal. Diagnosis ini pertama kali diumumkan Gedung Putih pada tahun lalu.

Kondisi tersebut umumnya ditemukan pada kelompok usia lanjut dan dapat menyebabkan darah menumpuk di tungkai bawah sehingga menimbulkan pembengkakan.

Dalam laporan terbaru, dokter masih menemukan pembengkakan ringan pada bagian bawah kaki Trump. Namun, kondisinya disebut mengalami perbaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, tim medis juga mencatat adanya memar pada tangan Trump.

Menurut dokter, kondisi tersebut bukan akibat cedera serius, melainkan iritasi jaringan lunak ringan yang dipicu oleh aktivitas berjabat tangan yang sangat sering serta penggunaan terapi aspirin. Laporan itu menyebut kondisi tersebut tergolong umum dan tidak berbahaya.

Dari sisi berat badan, Trump juga masih masuk kategori kelebihan berat badan. Dengan bobot 108 kilogram dan indeks massa tubuh (BMI) 29,7, ia berada sangat dekat dengan kategori obesitas. Karena itu, dokter merekomendasikan pengaturan pola makan yang lebih baik, peningkatan aktivitas fisik, serta program pengendalian berat badan.

Meski memiliki sejumlah kondisi tersebut, hasil pemeriksaan lainnya relatif positif.

Fungsi kognitif Trump dinilai sangat baik setelah kembali meraih skor sempurna dalam Tes Penilaian Kognitif Montreal.

Kadar kolesterolnya juga menunjukkan tren perbaikan berkat terapi obat yang dijalani secara rutin.

Untuk menjaga kondisi kesehatan jantung dan pembuluh darah, Trump saat ini mengonsumsi rosuvastatin dan ezetimibe guna mengendalikan kadar kolesterol, serta menjalani terapi aspirin dosis rendah.

Dengan kombinasi pengobatan tersebut, dokter menyimpulkan bahwa berbagai kondisi medis yang dimiliki Trump masih berada dalam pengawasan dan terkendali dengan baik.

Baca Juga: FIFA Diseret ke Penyelidikan, Amerika Cium Aroma Manipulasi Tiket Piala Dunia 2026

Laporan kesehatan ini menjadi perhatian karena Trump akan berusia 80 tahun pada bulan depan, sekaligus memperkuat sorotan publik terhadap kesehatan para pemimpin tertinggi Amerika Serikat di usia lanjut.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar